Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (30/10/2026). Foto: ANTARA FOTO/Dhemas ReviyantoPertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2026 sebesar 5,47 persen menjadi salah satu berita populer kumparanBISNIS sepanjang Kamis (5/11). Selain itu, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup melesat ke level 5.030 dan penguatan nilai tukar rupiah turut menyita perhatian pasar. Untuk lebih jelasnya, berikut rangkuman berita populer tersebut:Ekonomi RI Kuartal III Tumbuh 5,47%Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2026 mencapai 5,47 persen secara tahunan (year on year/yoy) dan tumbuh 1,59 persen secara kuartalan (quarter to quarter/qtq). Realisasi ini mencerminkan tren ekspansi yang menguat dibandingkan capaian kuartal II 2026 sebesar 5,29 persen (yoy), kendati masih di bawah torehan kuartal I 2026 yang menyentuh 5,61 persen (yoy). Berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB), perekonomian nasional atas dasar harga berlaku menembus Rp 6.741 triliun, sementara atas dasar harga konstan tercatat Rp 3.633,2 triliun.Secara komparatif di kawasan Asia Tenggara, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia menempati posisi kedua tertinggi di antara negara yang telah merilis data, hanya berada di bawah Vietnam yang melonjak 9,95 persen (yoy). Di sisi lain, Indonesia berhasil mengungguli Malaysia yang tumbuh 5,3 persen (yoy), Singapura sebesar 5,4 persen (yoy), serta Laos yang mencatatkan ekspansi 4,8 persen (yoy). Pertumbuhan di Malaysia dan Singapura terpantau melambat dari kuartal sebelumnya yang masing-masing tercatat sebesar 6,0 persen dan 6,2 persen.IHSG Ditutup Terbang 2,21% ke Level 5.030Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat signifikan sepanjang perdagangan Kamis (5/11) hingga ditutup melonjak 110,49 poin atau 2,21 persen ke level 5.030,26. Reli pasar modal domestik ini dipertegas oleh kinerja indeks LQ45 yang melesat 2,43 persen ke level 513,65. Aktivitas perdagangan saham mencatatkan perputaran dana yang solid dengan nilai transaksi harian mencapai Rp 9,73 triliun, total volume 22,28 miliar lembar saham, dan frekuensi perdagangan sebanyak 1,31 juta kali. Saham BBCA dan BBRI mendominasi perolehan nilai transaksi masing-masing sebesar Rp 841,89 miliar dan Rp 677,52 miliar.Penguatan IHSG berjalan selaras dengan apresiasi nilai tukar rupiah di pasar valuta asing. Kurs rupiah sore hari ditutup menguat 43,1 poin atau 0,24 persen ke posisi Rp 18.067,8 per dolar AS dibandingkan level pembukaan pagi di Rp 18.110,9 per dolar AS. Sentimen positif pasar domestik juga mendapat dorongan dari tren bursa regional Asia yang mayoritas terapresiasi, dipimpin oleh penguatan tajam Hang Seng Hong Kong sebesar 3,59 persen, Straits Times Singapura 0,53 persen, dan SSE Composite China 0,10 persen.