Kediaman Mozza di Gebugan Semarang Dipenuhi Pelayat

Wait 5 sec.

Suasana kediaman Mozza Axillia Gunarsa (18) di Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah yang sudah dipenuhi pelayat. Foto: Dok. IstimewaKediaman Mozza Axillia Gunarsa (18) di Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah dipenuhi pelayat.Pantauan di lokasi, kerabat, teman hingga tetangga sudah menggelar tahlilan untuk menyambut jenazah Mozza. Rencananya jenazah Mozza akan dimakamkan begitu tiba di rumah duka.Ketua RT 04 RW 01 Suryanto mengatakan, dirinya mendapat kabar pada pukul 17.00 WIB sore hari ini tentang penemuan kerangka di pinggir jalan tol di Jangli, Kota Semarang."Tahunya tadi jam 5 saya ditelepon sama tetangga ada penemuan kerangka tapi tidak bokeh menjelaskan di lingkungan dulu karena belum pasti. Tapi di Polretabes Semarang ada Mas Singgih (ayah Mozza) nelpon ternyata sudah pasti, sudah fix," ujar Suryanto di rumah duka, Jumat (4/9).Ia dibantu tetangga dan keluarga kemudian mempersiapkan segala sesuatu untuk menyambut kedatangan jenazah Mozza."Baru menyiapkan ini," jelas dia.Rencananya jenazah Mozza yang ia kenal sebagai pribadi yang santun dan baik itu akan langsung dimakamkan di pemakaman desa setempat begitu tiba di rumah duka."Ini langsung dimakamkan kalau sudah pulang di Makam Sepringgitan di Dusun Gebugan. Anaknya pendiam, santun, baik," ungkap Suryanto.Sementara itu, Ngadirin kakek Mozza mengaku sudah mendapat firasat tentang kepergian cucu kesayangannya. Sambil menahan tangis ia masih tak percaya dengan kematian Mozza."Sudah ada firasat. Pikirannya sudah nggak enak dari kemarin. Semaleman itu saya kepikiran cucu saya gimana, kok nggak pulang-pulang. Tahu-tahu saya dapat kabar seperti itu," kata Ngadirin.Sebelumnya, Mozza yang dilaporkan hilang setahun lamanya ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka. Ia dibunuh seorang pria yang merupakan teman dekatnya.Jasad Mozza sendiri ditemukan di semak-semak pinggir jalan tol di kawasan Jangli, Tembalang, Kota Semarang dalam kondisi terbungkus karung. Jasadnya dibuang begitu saja.Dalam foto yang diterima kumparan, selain tulang belulang, pakaian, jepit rambut, ada banyak tali rafia dan lakban yang diduga digunakan untuk mengikat jasad Mozza.Polisi sudah mengamankan terduga pelaku berinisial MDVA (22) warga Kabupaten Blora pada 3 September 2026.