Toyota Mau Luncurkan Mobil Otonom di Tahun 2028

Wait 5 sec.

Logo Toyota. Foto: Kazuhiro Nogi / AFPToyota Motor mengumumkan rencana mereka untuk membekali mobil penumpang dengan teknologi otonom mulai tahun 2028. Pabrikan asal Jepang itu tengah menggodok sistem Level 2++ yang hanya melibatkan sedikit peran pengemudi, sebelum memperluas penggunannya ke model lain pada tahun 2030."Kami akan mengembangkan teknologi Level 4 dari sudut pandang teknis, tetapi menawarkannya secara komersial sebagai Level 2++," kata Kepala Software Development Center Toyota, Akihiro Sarada, sebagaimana dilaporkan Nikkei Asia.Di Jepang, sistem mengemudi otonom umumnya terbatas pada Level 2 dan masih mewajibkan pengemudi mengambil alih. Untuk kendaraan komersial, Toyota menargetkan penggunaannya pada tahun 2030, termasuk bus listrik e-Pallete yang diproyeksikan sudah menyematkan teknologi Level 4 paling cepat pada awal tahun fiskal 2027.Antusias pengunjung melihat Toyota Veloz Hybrid EV cut body di GIIAS 2026. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparanLangkah tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Negeri Sakura yang melegalkan kemudi otomatis sejak tahun 2023. Target penerapannya mencakup 10 ribu taksi dan bus pada tahun fiskal 2030. Toyota kabarnya juga ingin merambah ke ranah taksi tanpa sopir (robotaxi) bersama Waymo, anak perusahaan Google Alphabet."Kami akan melanjutkan dengan cara yang memastikan keamanan dan penjelasan berdasarkan teknologi,” imbuh Akihiro.Adapun, langkah tersebut menjadi cara Toyota dalam mengejar ketertinggalan teknologi kendaraan otonom yang saat ini lebih dulu berkembang di Amerika Serikat (AS) dan China. Dalam pengembangannya, Toyota tidak seratus persen melibatkan kecerdasan buatan (AI) seperti Tesla.Toyota Kids Mobi di Japan Mobility Show (JMS) 2025. Foto: Gesit Prayogi/kumparanMereka memilih sistem ‘pagar pembatas’ guna memantau dan memblokir tindakan AI yang tidak diduga. Pendekatan tersebut diklaim mampu mencegah potensi kecelakaan lalu lintas sampai 60 persen.Di sisi lain, persaingan teknologi mengemudi otomatis di Jepang makin ramai. Honda sebelumnya menjadi salah satu produsen pertama yang memasarkan kendaraan Level 3 untuk kondisi terbatas. Nissan juga turut mengumumkan rencana memperluas penggunaan teknologi mengemudi berbasis AI di 90 persen modelnya pada bulan April lalu.Pemerintah Jepang telah menargetkan untuk dapat menguasai 30 persen pangsa pasar global penjualan kendaraan otonom pada tahun 2030–an. Kementerian Transportasi Jepang pun ikut berencana menerbitkan sertifikasi untuk kendaraan Level 2++ pada tahun ini.