XPeng Bawa Konsep Mobilitas AI di Mobilnya, Apa Benefitnya saat Berkendara?

Wait 5 sec.

Tampilan XPeng X9 terbaru. Foto: Dok. Xpeng Indonesia XPeng Indonesia mengurai konsep dasar dari mobilitas kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang diusung pada beberapa produknya di pasar Tanah Air. Teknologi AI yang diboyong tak sekadar berfungsi sebagai asisten pencari informasi digital di layar komputer hiburan, melainkan bertindak langsung pada respons fisik kendaraan.Vice President Marketing XPeng Indonesia, Hari Arifianto, membeberkan bahwa esensi utama dari pemanfaatan AI untuk mobilitas adalah untuk menghadirkan kenyamanan serta bantuan bagi pengemudi saat bermanuver di jalan raya."Mobilitas AI ini adalah banyak teknologi-teknologi yang disematkan di kendaraan yang sebenarnya membantu atau membuat kita nyaman di dalam berkendara," ujar Hari saat ditemui di Tangerang, Senin (31/8/2026).Saat ditanya mengenai benefit yang paling bisa dirasakan langsung oleh konsumen, Hari menegaskan bahwa faktor keselamatan aktif dan kenyamanan ekstra menjadi poin paling dominan. Dari sisi keselamatan, AI bekerja aktif mengombinasikan respons suspensi dan kendali darurat ketika mobil mengalami situasi berbahaya.Tampilan XPeng X9 facelift. Foto: Fitra Andrianto/kumparan"Nah, itu kan kombinasi antara kemampuan dari AI-nya untuk mendeteksi bahwa mobil itu mengalami kondisi darurat misalnya pecah ban. Itu dikombinasiin antara suspensi dan langsung assist pelanggan supaya tidak terjadi kecelakaan lanjutan," paparnya.Melalui intervensi teknologi ini, sistem akan memandu mobil mereduksi kecepatan secara bertahap dan mengarahkan kendaraan ke lajur kiri jalan untuk diamankan. Fitur ini menjadi solusi krusial mengingat tidak semua pengemudi memiliki kesiapan mental dan keterampilan berkendara dalam menghadapi situasi darurat.Hari bilang penerapan kecerdasan buatan berbasis kenyamanan ini salah satunya telah dinikmati pengguna pada model MPV listrik XPeng X9 yang kini dipasarkan di Indonesia. Di dalam kabin XPeng X9, fitur AI bekerja meredam kebisingan luar melalui teknologi Active Noise Cancellation serta mengoptimalkan kualitas suara mikrofon saat berkendara.Tampilan XPeng X9 facelift. Foto: Fitra Andrianto/kumparan"Nah, ini yang salah satunya yang sering kali disebut AI-nya bukan cuman AI seperti ketika kita searching atau mencari informasi di komputer, tapi memang betul-betul diterapkan di sebuah kehadiran fisik kendaraan, seperti itu," jelasnya.Selain itu, benefit lain yang dirasakan pengemudi masih kata Hari adalah kemudahan pembaruan sistem secara digital melalui fitur Over-The-Air (OTA). Pengguna dapat menikmati tambahan fitur kenyamanan seperti sistem karaoke tanpa mikrofon fisik, hanya lewat pembaruan peranti lunak tanpa perlu repot mendatangi diler.Mengenai kelayakan dan kesesuaian penerapan teknologi AI di Indonesia yang memiliki dinamika persimpangan jalan, kelengkapan marka, serta perilaku lalu lintas yang unik Hari menekankan bahwa faktor lokalitas menjadi pertimbangan paling mendasar bagi XPeng."Ya, tentunya kondisi unik dari masing-masing negara akan menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan," kata Hari.Tampilan XPeng X9 terbaru. Foto: Dok. XPeng IndonesiaUntuk memastikan seluruh sistem AI dan sensor kendaraan betul-betul cocok dengan karakter infrastruktur jalan domestik, XPeng melakukan pengujian ekstensif di lapangan sebelum resmi menjual produknya. Mobil uji berbalut stiker kamuflase disimulasikan melintasi berbagai rute menantang di Indonesia."Itulah sebabnya XPeng sebelum mengenalkan produk ke Indonesia juga melakukan testing terlebih dahulu. Mungkin teman-teman pernah dulu sebelum X9 dikenalkan di Indonesia, pernah melihat ya dengan kamuflase, terus kita sendiri juga melakukan simulasi mulai dari Jawa, Sumatra, sampai Bali. Bali balik lagi ke Jakarta, untuk betul-betul menerapkan kendaraan yang sesuai dengan kondisi dan situasi mobilitas di Indonesia," pungkas Hari.