Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memberikan keterangan pers program Magang Nasional 2026 Angkatan ke-2 pada Selasa (11/8/2026). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparanKementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan kompetensi tenaga kerja untuk menyambut peluang penciptaan lapangan kerja hijau atau green jobs yang diproyeksikan mencapai 5,3 juta hingga 9 juta lapangan kerja baru dalam 5-10 tahun ke depan.Green jobs merupakan pekerjaan yang berkontribusi terhadap pelestarian atau pemulihan lingkungan, sekaligus mendukung perekonomian yang berkelanjutan. Contohnya seperti pekerjaan di sektor energi terbarukan, kendaraan listrik, pengelolaan limbah dan daur ulang, hingga efisiensi energi.Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan green jobs jadi peluang besar penciptaan lapangan kerja di masa mendatang.Sejumlah warga mencari informasi lowongan pekerjaan saat bursa kerja di Thamrin City, Jakarta, Rabu (12/3/2025). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO “Kalau kita lihat dalam kacamata global, green jobs ini tidak hanya menjadi concern Indonesia tapi semua negara dan semua di dunia. Kita sudah berdiskusi cukup panjang terkait dengan roadmap khusus terkait dengan green jobs ini,” ujar Yassierli melalui keterangan tertulis, Rabu (2/9).Yassierli berupaya memastikan tenaga kerja memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan hijau. Persiapan dilakukan mulai dari pengembangan keterampilan siap kerja, kurikulum, instruktur, fasilitas pelatihan, sertifikasi, hingga rekognisi kompetensi tenaga kerja.“Menyiapkan modalitas mulai dari tempat pelatihan dalam konteks itu adalah skill siap kerja terkait dengan green jobs ini sendiri. Kemudian penyiapan kurikulum, instruktur, fasilitas, sertifikasi sampai kepada rekognisi,” katanya.“Dan ini harus menjadi kesempatan yang kita ambil, kita siapkan dari awal. Karena semangatnya transisi energi pun semangatnya adalah no one left behind,” tambahnya.