DPR Terima Tokoh Ulama Aceh, Bahas PAD hingga Isu Pembangunan

Wait 5 sec.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mendengarkan aspirasi saat menerima perwakilan AMPB di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Foto: Bay Ismoyo/AFPWakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menerima kunjungan tokoh ulama Aceh Tgk. H. Nuruzzahri Yahya (Waled Nu) beserta sejumlah tokoh ulama Aceh lainnya di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9).Dalam pertemuan itu, Dasco didampingi Ketua Komisi III DPR Habiburokhman, Wakil Ketua Komisi III DPR Rano Alfath, Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Nazaruddin Dek Gam, serta Pimpinan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) Endipat Wijaya.Dasco mengatakan pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi DPR untuk mendengarkan langsung aspirasi para ulama dan tokoh Aceh terkait berbagai persoalan di daerah tersebut.“Aceh punya sejarah panjang perjuangan, dan mendengarkan langsung para ulamanya adalah bentuk penghormatan pada sejarah itu,” kata Dasco dalam unggahan Instagramnya, Kamis (3/9).Menurut Dasco, terdapat sejumlah persoalan Aceh yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Salah satunya berkaitan dengan PAD Aceh. Selain itu, persoalan pertanahan juga menjadi salah satu topik yang dibahas bersama.Berbagai isu pembangunan di Aceh turut dibicarakan. Dasco menyebut persoalan-persoalan tersebut membutuhkan perhatian serta dukungan kebijakan dari pemerintah di tingkat nasional.“Banyak persoalan Aceh yang kami bahas bersama, mulai dari Pendapatan Asli Daerah, persoalan pertanahan, hingga berbagai isu pembangunan yang membutuhkan perhatian dan dukungan kebijakan di tingkat nasional,” katanya.Dasco menyatakan berbagai aspirasi yang disampaikan para ulama dan tokoh Aceh akan menjadi masukan bagi DPR. Selanjutnya, DPR akan mengoordinasikan aspirasi tersebut.“Aspirasi ini menjadi masukan penting bagi kami di DPR RI, dan akan kami koordinasikan sesuai kewenangan yang ada,” tuturnya.