Ilustrasi orang hilang. Foto: Shutter StockSiswi SMA berinisial F di Matraman, Jakarta Timur, dilaporkan hilang setelah bertemu pria yang dikenalnya melalui aplikasi kencan.Kanit Reskrim Polsek Matraman Iptu Ferdian mengatakan, F bertemu dengan pria tersebut pada Sabtu (29/8) sore. Pria itu diketahui berasal dari Bogor, Jawa Barat.“Jadi mereka kenal di aplikasi (aplikasi kencan),” kata Ferdian saat dihubungi kumparan, Selasa (1/9).Sebelum pergi, F dan pria tersebut sempat datang ke rumah F. Keduanya kemudian meminta izin untuk pergi ke kawasan Pademangan, Jakarta Utara.“Tadinya minta tolong si perempuan ini ke kakaknya minta jemput (pria kenalan), tapi nggak mau. Akhirnya disuruh lah si cowok ini jalan kaki, ke rumahnya di Kayu Manis. Setelah itu ke rumahnya si perempuan ini, perginya juga pamit. Pergi mereka izinnya ke Pademangan, setelah itu pergi lagi izinnya mau ke Lapangan Banteng mau nonton konser,” jelasnya.Setelah malam tiba, F tak kunjung pulang. Keesokan harinya, Minggu (30/8), keluarga kemudian membuat laporan orang hilang ke polisi.“Setelah itu nggak ada kabar. Beliau (orang tua) baru laporan orang hilang, bukan penculikan laporannya. Dilaporkan hari Minggu 1x24 jam kalau orang hilang, orang tua yang melapor,” ujarnya.“Kita track nomor telepon dulu. Sama cek CCTV rutenya motor itu ke mana. Karena HP-nya mati si perempuan itu,” tambahnya.Setelah tiga hari, polisi masih mencari keberadaan F. Penyelidikan dilakukan dengan melacak nomor telepon serta rekaman CCTV di sepanjang rute perjalanan.Ditemukan di CikarangSuasana parkiran di luar Stasiun Cikarang, Jalan Yos Sudarso, Karang Asih, Cikarang Utara. Foto: kumparanSetelah beberapa hari hilang, F akhirnya ditemukan di sekitar Stasiun Cikarang, Kabupaten Bekasi, Senin (31/8).Ferdian mengatakan, F ditemukan pada Senin malam. Setelah itu, F dibawa ke Polsek Matraman dan dimintai keterangan mengenai keberadaan dan kondisinya selama tidak pulang ke rumah."Ditanya juga jawab lancar. Ya normal sih kalau menurut saya," kata Ferdian.Ferdian mengatakan, kondisi F saat ditemukan secara kasat mata tampak normal. Polisi juga menilai F dapat berkomunikasi dengan baik ketika dimintai keterangan.Saat dimintai keterangan, F mengaku tidak menginap di rumah pria yang sebelumnya pergi bersamanya. Selama beberapa hari tidak pulang, F disebut lebih banyak begadang."Saya kan gitu tanya, 'Emang kamu nginep di mana?' 'Enggak, saya enggak nginep,' katanya gitu kan. Nggak dia, kan gitu. Begadang, berapa hari gitu. Intinya kalau kasat mata sih baik-baik aja, diajak ngobrol juga masih nyambung lah, gitu," jelas Ferdian.Jejak PerjalananIlustrasi Jejak Hilang. Foto: Cagkan Sayin/ShutterstockFerdian menjelaskan, setelah berpamitan, F dan pria tersebut pergi ke Jatinegara pada Sabtu (29/8). Dari Jatinegara, mereka menuju Pademangan untuk mengantar undangan, kemudian melanjutkan perjalanan ke Lapangan Banteng.“Habis itu, mereka ke Jatinegara tuh hari Sabtu kan. Ke Jatinegara dulu, habis dari Jatinegara ke Pademangan antar undangan, habis dari Pademangan ke Lapangan Banteng, benar,” katanya.F dan pria tersebut kemudian berada di Lapangan Banteng. Pada Minggu (30/8) pagi, keduanya pergi ke kawasan Senen untuk membeli kue subuh.Setelah itu, perjalanan dilanjutkan ke Bandung. Motor yang digunakan F dan pria tersebut dititipkan di Stasiun Cikarang. Keduanya kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan bus.“Motor dititipin Stasiun Cikarang. Ke sana [Bandung] naik bus. Setelah itu kan Minggu ya [ke Bandung]. Habis dari Bandung, hari Senin pulang,” ujar Ferdian.Ferdian mengatakan perjalanan tersebut berlangsung dari Sabtu hingga Senin. Namun, jika dihitung berdasarkan durasi 24 jam, waktunya sekitar dua hari.“Kalau dibilang kita hitungan 24 jamnya berarti kan, 1 kali 24 jamnya kan dari jam 5 ketemu jam 5, Minggu sore. 2 hari sih hitungannya berarti,” katanya.“Kan Minggu sore berarti 1 hari. Senin sore, 2 hari,” sambungnya.