BorneoFlash.com, PASER – Suasana tenang di RT 010/RW 000 Desa Kerang, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser mendadak berubah menjadi kepanikan meluas pada Sabtu pagi, 22 Agustus 2026. Satu unit bangunan rumah tinggal milik seorang warga bernama Purwito (58) hangus dilalap si jago merah hingga rata dengan tanah.Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, musibah kebakaran tersebut mulai berkobar sekitar pukul 09.30 WITA. Kobaran api dilaporkan muncul pertama kali secara mendadak dari area bagian tengah bangunan rumah sebelum akhirnya merambat dan membesar dengan sangat cepat.Saksi mata di tempat kejadian, M. Rasyid, mengungkapkan rasa terkejutnya saat melihat asap tebal beserta lidah api mulai membubung tinggi dari rumah korban. Tanpa berpikir panjang, ia langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar sekaligus bergegas mengontak Pos Pemadam Kebakaran Desa Kerang.“Saya langsung memanggil seluruh warga yang ada untuk bisa memadamkan api sebelum membesar,” ujar Rasyid, pada Minggu (24/8/2026).Menerima laporan darurat dari warga, satu unit armada pemadam kebakaran dari Kecamatan Batu Engau yang membawa enam personel langsung bergerak cepat menembus jalur menuju lokasi. Petugas Tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 10.00 WITA dan segera menggelar selang penyiraman.Upaya penjinakan amukan api berlangsung sengit dan menegangkan selama hampir satu setengah jam. Berkat kolaborasi intensif antara tim pemadam kebakaran dan masyarakat lokal, titik api akhirnya berhasil dipadamkan secara menyeluruh pada pukul 11.30 WITA.Di tengah proses pemadaman, personel Polsek Batu Engau yang diterjunkan, yakni AIPTU Umar dan BRIGPOL Eko A.M., sigap mengamankan area sekitar. Selain menghalau kerumunan massa, petugas kepolisian juga mengatur arus lalu lintas di sekitar TKP agar tidak mengganggu akses mobil pemadam.Tak hanya menjaga kondusivitas area dan mengumpulkan keterangan para saksi, aparat kepolisian tersebut turut berbaur bersama warga menembus puing-puing bangunan. Mereka bahu-membahu mengevakuasi sisa-sisa barang berharga milik korban yang masih memungkinkan untuk diselamatkan. lihat foto Proses Pemadaman api oleh tim gabungan di Desa Kerang, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser. Foto: HO/Humas Polres Paser“Meskipun peristiwa tragis ini meratakan seluruh fisik bangunan, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini, tapi kerugian materiil yang menimpa korban ditaksir mencapai Rp250 juta,” terang AIPTU Umar Sampai saat ini, sementara penyebab pasti munculnya titik api masih dalam penyelidikan kepolisian. Menanggapi musibah ini, Kapolsek Batu Engau AKP Hadi Yudhi Ismanto, S.H. memberikan apresiasi tinggi atas kesigapan warga dan petugas gabungan di lapangan. “Saya mengimbau masyarakat luas untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, khususnya dengan rutin memeriksa instalasi listrik serta memastikan kompor telah padam sempurna sebelum beraktivitas di luar rumah,” kata AKP Hadi Yudhi Ismanto. (*)