Direktur Perencanaan dan Aktuaria TASPEN, Ibnu Hasyim (kiri) menyambut kedatangan Commissioner of the Civil Service Commission Timor Leste, Jorge Paiva Araújo (kanan) dan tim dalam berbagi pengalaman mengenai pengelolaan pembayaran dan manfaat pensiun aparatur sipil negara di Kantor Pusat TASPEN, Jakarta, Senin (24/8). Foto: Dok. TASPENPT TASPEN (Persero) menerima kunjungan Commissioner of the Civil Service Commission Timor Leste, Jorge Paiva Araújo, beserta tim di Kantor Pusat TASPEN, Jakarta, Senin (24/8). Kedatangan delegasi disambut Direktur Perencanaan dan Aktuaria TASPEN, Ibnu Hasyim, untuk berbagi pengalaman mengenai pengelolaan pembayaran dan manfaat pensiun aparatur sipil negara, termasuk transformasi digital, reformasi sistem pensiun, dan peningkatan kualitas layanan.Pengalaman TASPEN dalam menghadirkan layanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi menjadi referensi dalam mengembangkan layanan pensiun yang sesuai dengan kebutuhan aparatur sipil dan pensiunan di Timor Leste.Corporate Secretary TASPEN, Henra, menyambut positif dan mengapresiasi kunjungan Timor Leste sebagai momentum untuk memperluas wawasan dan menjalin kerja sama bagi kedua negara."TASPEN sangat terbuka untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam pengelolaan jaminan sosial dan layanan pensiun ASN. Kunjungan ini menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman dan pembelajaran mengenai pengelolaan pensiun, khususnya cara transformasi digital dan penguatan tata kelola dapat menghadirkan layanan yang semakin mudah, cepat, aman, dan berorientasi pada kebutuhan peserta," ujar Henra.Kiprah TASPEN di tingkat regional turut memperkuat pengalaman perusahaan dalam pengelolaan jaminan sosial. TASPEN pernah dipercaya sebagai Ketua pertama Asian Civil Service Pension Association (ACSPA) dan menjadi tuan rumah Asian Civil Service Pension Forum (ACSPF) 2023 di Jakarta, yang menjadi ruang bagi lembaga pengelola jaminan sosial di kawasan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Kepercayaan tersebut juga tercermin dari kunjungan beberapa instansi pengelola dana pensiun seperti Government Employees Pension Service (GEPS) Korea Selatan, Kumpulan Wang Persaraan Diperbadankan (KWAP) Malaysia, Tabung Amanah Pekerja (TAP) Brunei Darussalam dan National Social Assistance Fund (NSAF) Kamboja ke TASPEN untuk mempelajari praktik pengelolaan jaminan sosial dan bertukar pengalaman. Pengalaman dan pembelajaran lintas negara tersebut berjalan seiring dengan upaya TASPEN meningkatkan kualitas layanan, yang tercermin dari Customer Satisfaction Index (CSI) 2025 sebesar 98,7 dengan kategori "Sangat Puas", serta komitmen menghadirkan layanan yang semakin mudah, cepat, dan responsif bagi peserta.Pertukaran pengalaman dengan Commissioner of the Civil Service Commission Timor Leste diharapkan memperkuat kerja sama antarlembaga dalam membangun sistem pensiun yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan. Hal ini sekaligus menegaskan peran TASPEN sebagai Center of Excellence dalam pengelolaan jaminan sosial ASN dan Pejabat Negara, serta mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui penguatan reformasi birokrasi, transformasi digital, dan pelayanan publik yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.