BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Mengantisipasi meningkatnya risiko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di tengah kondisi cuaca panas dan minim hujan, Polresta Balikpapan memperketat patroli serta edukasi pencegahan kebakaran di tingkat kelurahan.Langkah tersebut dilakukan jajaran Bhabinkamtibmas bersama unsur TNI dan pemerintah kelurahan sebagai upaya mendeteksi sekaligus mencegah potensi kebakaran sejak dini.Patroli menyasar sejumlah kawasan yang dinilai rawan, termasuk kebun, lahan terbuka, pekarangan kering, hingga area yang berdekatan dengan permukiman warga. Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dan unsur ketertiban kelurahan berdialog langsung dengan pemilik kebun dan warga sekitar. Masyarakat diajak meningkatkan kewaspadaan serta turut menjaga lingkungan agar tidak terjadi kebakaran.Petugas saat patroli memberikan imbauan bahwa pembakaran lahan dapat dikenai sanksi pidana bagi pelaku. Karena itu, masyarakat dapat menjaga bersama agar tidak ada yang dirugikan.Selain mencegah pembakaran lahan, masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran. Pelaporan dapat dilakukan melalui posko Satgas Karhutla terdekat maupun layanan Call Center Polresta Balikpapan 110 Pamapta, sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.Bhabinkamtibmas Aiptu Khoirul Anam mengatakan, pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat, terutama dalam menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal dan lahan yang dikelola.“Mari pelihara lingkungan di sekitar kita demi kelangsungan kehidupan saat ini maupun untuk ke depannya bagi anak dan cucu kita. Jaga alam, jaga bumi dari kerusakan demi kelangsungan hidup semua ciptaan Tuhan,” ujarnya, pada Rabu (26/8/2026).Polresta Balikpapan memastikan patroli dan sosialisasi akan terus ditingkatkan selama musim kemarau. Sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah kelurahan, pemilik lahan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menekan potensi karhutla di Kota Balikpapan.Upaya tersebut diharapkan mampu mencegah munculnya titik api, sekaligus meminimalkan dampak kebakaran terhadap lingkungan dan permukiman warga. (*)