Karhutla Way Kambas Diduga Sengaja Dibakar, TNWK Pantau Kondisi Satwa Liar

Wait 5 sec.

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, Jumat (21/8/2026). Foto: Dok. TNWKKondisi satwa liar di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, menjadi sorotan di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan konservasi tersebut sejak Jumat (21/8).Pihak TNWK memastikan hingga kini belum ada laporan satwa liar, termasuk gajah, yang terdampak langsung akibat kebakaran di wilayah Resort Kuala Penet, bagian selatan TNWK.Kepala Balai TNWK MHD Zaidi mengatakan, pemantauan terhadap satwa terus dilakukan selama proses penanganan kebakaran berlangsung."Belum ada laporan. Sementara posisi gajah liar termonitor di bagian utara TNWK," kata Zaidi.Selain memantau keberadaan satwa, petugas melakukan pengamanan kawasan untuk mencegah ancaman lain yang dapat mengganggu kelestarian satwa liar di TNWK.Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, Jumat (21/8/2026). Foto: Dok. TNWKTNWK Duga Karhutla Sengaja DibakarZaidi menduga kebakaran di kawasan konservasi tersebut dilakukan secara sengaja. Dugaan itu mengacu pada kejadian serupa yang pernah terjadi di kawasan TNWK sebelumnya."Dugaan kami begitu (sengaja dibakar)," ujarnya.Dia menjelaskan upaya pemadaman masih berlangsung dengan menghadapi sejumlah kendala. Lokasi kebakaran berada di area dengan karakteristik lahan bergambut, akses menuju titik api sulit, dan sumber air berada cukup jauh."TNWK bersama para pihak terus berupaya maksimal melakukan pemadaman. Kondisi lapangan yang sulit, sumber air yang jauh, serta karakteristik lahan yang bergambut menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan," katanya.Dalam penanganan karhutla, TNWK berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung, TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, mitra kerja TNWK, serta masyarakat.Petugas juga terus memantau perkembangan api, termasuk mengantisipasi munculnya titik kebakaran baru di sekitar lokasi."Selain pemadaman api, tim juga terus melakukan pemantauan terhadap potensi titik api dan penyebaran kebakaran di sekitar lokasi," ucap Zaidi.Zaidi menambahkan, pengamanan kawasan akan diperkuat untuk mencegah berbagai aktivitas ilegal yang dapat mengancam ekosistem TNWK, seperti perburuan satwa liar, pembalakan, dan perambahan kawasan."Pengamanan kawasan juga diarahkan untuk mencegah perburuan satwa liar, pembalakan, perambahan, serta berbagai aktivitas ilegal lainnya yang berpotensi mengganggu kelestarian kawasan Taman Nasional Way Kambas," pungkasnya.