Turut Prihatin Desa Adat Sade Terbakar, Ariel NOAH: Kami Sempat Ngonten di Sini

Wait 5 sec.

Ariel saat menemani Rafi Ahmad bertemu warga korban kebakaran Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Minggu (23/8/2026). Foto: Dok. IstimewaMusisi Ariel NOAH mengaku prihatin melihat kondisi Desa Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, yang terbakar. Rasa sedih itu semakin terasa karena beberapa bulan sebelumnya Ariel bersama grup The Dudas Minus One sempat membuat konten di kawasan tersebut.Ariel NOAH bersama Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Gading Marten, dan Desta datang langsung ke Kampung Adat Sade, Minggu (23/8), untuk melihat kondisi warga sekaligus memberikan dukungan dan bantuan bagi masyarakat terdampak kebakaran.Saat tiba di lokasi, Ariel mengaku terkejut melihat perubahan kawasan yang sebelumnya mereka kunjungi untuk mengenal kehidupan dan budaya masyarakat Sasak.Rafi Ahmad bertemu warga korban kebakaran Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Minggu (23/8/2026). Foto: Dok. Istimewa“Kan kita sudah bikin konten beberapa bulan lalu di sini, pas sekarang ke sini, aduh, kebakaran,” kata Ariel.Menurut Ariel, rombongannya telah berada di Lombok sejak sehari sebelumnya. Mereka awalnya berencana menuju kawasan Gunung Rinjani dan sempat memasukkan Kampung Adat Sade dalam rencana perjalanan.Namun, rencana tersebut berubah setelah mendapat kabar mengenai adanya kebakaran di permukiman adat tersebut. Mereka kemudian memutuskan datang ke Sade untuk melihat kondisi secara langsung.Ariel mengatakan, kedatangan mereka sebelumnya diharapkan bisa menjadi kesempatan untuk kembali melihat kehidupan dan budaya asli masyarakat Sasak. Namun, kondisi yang mereka temui kali ini jauh berbeda karena sebagian kawasan telah berubah menjadi puing-puing akibat kebakaran.“Raffi Ahmad tadi inisiatif bilang, yuk, kita datang ke sini sekaligus meninjau kebakaran. Kayaknya tadi Raffi juga sudah komunikasi dengan Gubernur NTB,” ujarnya.Kesedihan serupa disampaikan Nagita Slavina. Istri Raffi Ahmad itu mengaku baru pertama kali mengunjungi Kampung Adat Sade. Namun, kedatangannya justru bertepatan dengan kondisi kawasan yang sedang dilanda musibah.“Aku belum pernah ke sini, ini pertama kali. Pasti sedih ya,” kata Nagita.Kebakaran yang melanda Kampung Adat Sade menghanguskan sejumlah rumah dan bangunan di kawasan permukiman adat. Setelah kejadian, sebagian kawasan terlihat dipenuhi puing bangunan, kayu yang terbakar, serta sisa-sisa material rumah yang runtuh.Kondisi tersebut menjadi perhatian karena Sade bukan hanya tempat tinggal warga, tetapi juga merupakan salah satu kawasan wisata budaya yang selama ini dikenal sebagai tempat masyarakat Sasak mempertahankan tradisi dan kehidupan adat mereka.