Artis Ruben Onsu saat ditemui di Kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Foto: Aprilandika Pratama/kumparanCerita sutradara Yosep Anggi Noen yang blak-blakan mengungkap kisah di balik layar film Laut Bercerita menjadi berita populer hari ini. Selain itu, pernyataan Ruben Onsu usai ditetapkan tersangka juga menjadi sorotan. Berikut adalah rangkuman dari 5 berita populer yang menyita perhatian sepanjang hari kemarin.Ruben Onsu Buka Suara usai Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan PenipuanPresenter Ruben Onsu sebelum menjalani sidang mediasi hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu, (22/7/2026). Foto: Agus ApriyantoPresenter kondang Ruben Onsu akhirnya angkat bicara setelah dirinya resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Metro Jakarta Selatan atas kasus dugaan penipuan. Lewat akun Instagram pribadinya, Ruben pun menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi dan menegaskan komitmennya untuk tetap kooperatif menjalani seluruh proses hukum yang berjalan.Sebelum kasus ini meledak di publik, Ruben mengaku sudah sempat mencoba menempuh jalan damai melalui mediasi atau tabayun lewat perantara teman. Sayangnya, upaya tersebut berujung buntu dan tidak menemukan titik temu. Kini, fokus utama Ruben adalah mengumpulkan berbagai bukti hukum yang kuat, meskipun ia menghadapi tantangan berat karena beberapa mantan karyawan yang terlibat dalam urusan tersebut kini sudah tidak bekerja dengannya lagi dan sulit untuk dihubungi.5 Alasan Konser YE Live In Jakarta 2026 Gak Boleh Kamu Lewatkanmenghadiri Pesta Oscar Vanity Fair 2020 setelah acara Oscar ke-92 di The Wallis Annenberg Center for the Performing Arts di Beverly Hills pada 9 Februari 2020. Foto: Jean-Baptiste Lacroix / AFPKabar gembira buat para pencinta musik di tanah air, musisi sekaligus ikon pop culture dunia, YE (yang dulu kita kenal sebagai Kanye West), dipastikan bakal menggelar konser bertajuk "YE Live In Jakarta 2026" pada 24 Oktober 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK). Konser ini menjadi penampilan perdana YE di Indonesia, sekaligus menjadikan Jakarta sebagai satu-satunya kota di Asia Tenggara yang dikonfirmasi masuk dalam rangkaian tur dunia resminya kali ini. YE bakal menyuguhkan pengalaman visual yang luar biasa lewat konsep panggung ikonik "Globe Stage". Panggung spektakuler berkonsep 360 derajat ini menampilkan replika bola dunia raksasa yang dilengkapi visual resolusi tinggi, pertunjukan cahaya dramatis, hingga kembang api epik yang bikin penonton merasa menyatu dengan pertunjukan. Adhisty Zara dan Devano Danendra Bangun Chemistry Lewat Workshop OrigamiJumpa pers film Rumah Singgah di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Rabu (19/8/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparanMembangun chemistry di depan kamera ternyata butuh perjuangan yang tidak biasa bagi Adhisty Zara dan Devano Danendra dalam film terbaru mereka, Rumah Singgah. Menariknya, meskipun keduanya sudah berteman lama di dunia nyata, proses pendalaman karakter yang mereka jalani justru diisi dengan kegiatan unik, salah satunya adalah mengikuti workshop melipat kertas atau origami. Siapa sangka, aktivitas melipat kertas ini justru dirasa jauh lebih menantang dan bikin stres dibanding harus melakoni adegan drama yang menguras air mata.Tak hanya belajar melipat kertas, proses bonding mereka juga diperkuat melalui metode akting yang intens, mulai dari membuat monolog dan latar belakang cerita karakter masing-masing secara mandiri selama masa reading satu bulan penuh. Untuk memberikan performa yang totalitas, Zara dan Devano juga melakukan riset langsung ke Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI) demi mendalami peran mereka sebagai pasien kanker, sehingga mereka benar-benar bisa merasakan beban emosional yang dialami oleh karakter-karakter dalam film yang bakal tayang 27 Agustus mendatang ini.Yosep Anggi Noen Ungkap Alasan di Balik Wardrobe 98-an di Laut BerceritaSutradara dan cast Laut Bercerita di Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (21/8). Foto: Vincentius Mario/kumparanSutradara Yosep Anggi Noen blak-blakan menceritakan rahasia di balik layar dalam menghidupkan kembali suasana autentik era reformasi 1998 untuk film terbarunya, Laut Bercerita. Baginya, detail visual dan wardrobe bukan sekadar pelengkap visual belaka, melainkan nyawa utama yang membangun atmosfer sejarah dalam film tersebut. Keberhasilan menghadirkan gaya busana yang sangat akurat ini tidak lepas dari peran desainer kostum, Retno Ratih Damayanti, yang merupakan saksi hidup karena berstatus sebagai mahasiswa UGM pada tahun 1998 silam.Kejelian Anggi Noen tidak berhenti pada urusan pakaian saja, melainkan hingga ke aspek pemilihan wajah para pemeran figuran. Sadar bahwa estetika wajah gen Z saat ini sangat berbeda dengan generasi era 90-an yang belum mengenal tren skincare modern, ia secara khusus meminta tim casting untuk mencari pemain figuran dengan struktur wajah yang terlihat lebih matang dan klasik. Upaya perfeksionis ini dilakukan demi membawa penonton larut sepenuhnya ke dalam kisah perjuangan emosional Biru Laut dan kelompok diskusi Winatra dalam melawan ketidakadilan di masa itu.Bukan Gagal Move On, September Band Rayakan Cinta yang Masih TersisaSeptember Band. Dok: IstimewaSeptember Band kembali menyapa para penikmat musik Tanah Air lewat single terbaru mereka yang berjudul Lagu Rindu Untuk Kamu. Menariknya, alih-alih menyajikan lagu patah hati yang mendayu-dayu atau penuh kesedihan karena gagal move on, band yang digawangi oleh duet Bobby dan Ipoet ini memilih untuk memandang perpisahan dengan cara yang lebih dewasa.Lagu ini merayakan sisa-sisa rasa cinta dan kasih sayang yang tetap hidup di dalam hati, meskipun orang yang dicintai kini sudah tidak bisa lagi dimiliki bersama. Kembalinya September Band ke belantika musik sekaligus menjadi ajang reuni manis bagi Bobby dan Ipoet yang telah bermusik bersama sejak tahun 2007. Setelah sempat vakum lama dan bertransformasi menjadi AETHER Band, kini mereka siap melanjutkan kisah lama yang sempat tertunda dengan mengeksplorasi warna musik pop romantis yang hangat namun tetap segar. Berbekal pengalaman panjang Bobby dalam menggarap berbagai ilustrasi musik iklan dan film, September Band optimis menyuguhkan karya-karya baru dengan karakter yang kuat tanpa harus terjebak pada formula usang masa lalu.