Hanung Bramantyo Damai dengan Oknum Militer di Kasus Dugaan Penganiayaan Pegawai

Wait 5 sec.

Sutradara Film Rahasia Rasa, Hanung Bramantyo saat ditemui di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2025). Foto: Aprilandika Pratama/kumparanSutradara Hanung Bramantyo memilih berdamai dengan oknum militer yang diduga menganiaya menimpa pegawainya, Faisal, dan turut disaksikan langsung oleh anaknya, Kala Madali Bramantyo.Hanung Bramantyo mengatakan mediasi tersebut berjalan sesuai yang ia harapkan. Prosesnya pun dilakukan langsung oleh hakim militer.“Alhamdulillah kita semuanya sudah dimediasi oleh pengadilan. Jadi ini yang saya harapkan,” ujar Hanung Bramantyo saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.Menurut Hanung, berkat mediasi tersebut kedua belah pihak sepakat tak lagi mempersoalkan peristiwa yang sempat terjadi.“Yang sudah terjadi kepada kita itu sebetulnya tidak merugikan satu sama lain sekarang, tetapi menjadi semacam ukhuwah yang baik,” ucap Hanung.Meski demikian, Hanung mengakui kejadian tersebut sempat berdampak pada kondisi psikologis sang anak. Kala disebut mengalami trauma dan ketakutan setelah insiden itu.Namun, Hanung ingin putrinya itu bisa belajar memaafkan. Ia menekankan proses tersebut tetap harus ditempuh melalui jalur yang sebagaimana mestinya.“Saya paham betul bahwa ini memang secara psikologis merugikan anak saya, tapi anak saya juga harus belajar, kita juga harus belajar bagaimana memaafkan,” tutur Hanung.Hanung Bramantyo dalam special screening Tuhan Izinkan Aku Berdosa, Blok M Square, Sabtu (16/3) Foto: Giovanni/kumparan“Tetapi proses pemaafan itu harus dilakukan dengan cara yang legal, dengan cara yang berprosedur,” sambungnya.Hanung pun memberikan pendampingan kepada Kala, termasuk membawa sang anak berkonsultasi dengan psikolog. Ia mengaku proses menghadapi persidangan menjadi salah satu momen yang berat bagi keluarganya.“Pada saat kejadian Kala trauma, sudah pasti, ketakutan. Yang kita lakukan adalah menemani, membesarkan hatinya,” katanya.“Kita konseling kepada psikolog. Setelah itu baru kemudian kita harus menghadapi kenyataan, harus mengikuti prosedur pengadilan,” lanjut Hanung.Jadi Pembelajaran Kedua Belah PihakMenurut Hanung insiden itu kini menjadi pembelajaran bagi semua pihak, termasuk dirinya sebagai orang tua, sang anak, hingga pelaku.“Jadi hasil dari sebuah peristiwa itu adalah sebuah pembelajaran. Pembelajaran buat Kala, pembelajaran buat saya sebagai orang tua, pembelajaran buat pelaku juga untuk menahan emosi,” beber Hanung.Hanung Bramantyo saat ke Kedubes Palestina di Jakarta, Rabu, (19/5/2021). Foto: RonnyKini, Hanung menegaskan persoalan tersebut sudah selesai. Ia menghargai proses mediasi yang dilakukan oleh pengadilan militer dan menyerahkan seluruh proses sesuai prosedur yang berlaku.“Sudah clear. Kemudian dimediasi oleh pengadilan, luar biasa dan saya hargai itu. Tapi keputusan untuk berdamai sudah dilakukan. Sudah selesai,” tegasnya.