Seskab Teddy: Instruksi PresidenJelas, Logistik Harus Sampai ke Masyarakat

Wait 5 sec.

Seskab Teddy Indra Wijaya bersama Mensos Gus Ipul berangkatkan 5 pesawat TNI AU membawa 65 ton logistik dari Lanud Halim Perdanakusuma untuk korban gempa NTT, Rabu (19/8/2026). Foto: Kemensos RISekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, mengatakan sebanyak 6 pesawat TNI AU kembali diberangkatkan ke wilayah NTT dan Kalimantan pada Senin (24/8). Pesawat itu membawa bantuan bagi para korban gempa sekaligus peralatan untuk penanganan karhutla."Kembali diberangkatkan 6 pesawat TNI AU untuk membawa bantuan ke wilayah terdampak bencana," kata Teddy dalam keterangannya.Teddy menjelaskan, ada 3 pesawat yang dikerahkan ke NTT, masing-masing bertujuan ke Labuan Bajo dan Maumere. Pesawat membawa bantuan makanan hingga mainan anak."Membawa 31 ton logistik siap makan, berupa biskuit, wafer, protein bar, roti, berbagai kebutuhan pangan lainnya, serta mainan untuk anak-anak," ungkap Teddy.Seskab Teddy Indra Wijaya bersama Mensos Gus Ipul berangkatkan 5 pesawat TNI AU membawa 65 ton logistik dari Lanud Halim Perdanakusuma untuk korban gempa NTT, Rabu (19/8/2026). Foto: Kemensos RISementara, 3 pesawat lainnya berangkat ke Pontianak, Palangka Raya, dan Banjarmasin. Pesawat membawa pompa air untuk membantu pemadaman karhutla."Membawa 500 unit mesin pompa air yang merupakan bagian dari 2.000 unit mesin pompa yang akan dikirimkan secara bertahap sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto dan permintaan para Gubernur di Kalimantan," jelas Teddy."Setiap mesin dilengkapi selang/pipa sepanjang 1 kilometer untuk mendukung upaya pemadaman kebakaran, khususnya di kawasan lahan gambut," sambungnya.Ia menyebut, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan bahwa penanganan korban harus dilakukan dengan cepat dan terpadu. Seluruh bantuan logistik harus benar-benar sampai dan diterima masyarakat."Kita semua memastikan masyarakat terdampak tidak berjalan sendiri. Kita hadir dan membersamai mereka," pungkasnya.