BorneoFlash.com, JAKARTA - Pemimpin Besar Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), Panglima Jilah, memenuhi panggilan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat.Panglima Jilah mengatakan ia akan menyampaikan sejumlah masukan kepada Presiden Prabowo terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Kalimantan Barat.“Terutama karhutla mungkin,” kata Panglima Jilah sebelum memasuki Istana Negara.Ia datang bersama tim sambil membawa sejumlah data masyarakat yang mengalami dampak karhutla di Kalimantan Barat.Panglima Jilah juga akan meminta tambahan personel untuk membantu menangani karhutla di wilayah tersebut.Menurutnya, kondisi karhutla di Kalimantan Barat belum terlalu parah. Namun, asap dan kabut akibat kebakaran tetap mengganggu masyarakat dan mengancam kesehatan, terutama anak-anak.“Ya sebenarnya tidak parah seberapa, cuma kabut itu kan mengganggu sekali ya, terutama untuk anak-anak kecil itu kesehatan,” ujarnya.Selain persoalan karhutla, Panglima Jilah mengaku masih memiliki sejumlah saran dan masukan lain untuk Presiden Prabowo. Ia belum merinci saran tersebut sebelum bertemu dengan Presiden.“Saran dan masukan itu pasti ada,” katanya. (*)