Selisih Jutaan Rupiah, Onderdil Copotan Mobil di Asem Reges Jadi Primadona

Wait 5 sec.

Pasar Asem Reges, Jakarta Barat. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparanHarga onderdil mobil yang tinggi membuat sebagian pemilik kendaraan memilih menggunakan komponen bekas alias copotan. Selisih harganya bahkan bisa mencapai jutaan rupiah, padahal spare part tersebut masih termasuk barang orisinal.Awang, salah satu pedagang spare part mobil bekas, menuturkan bahwa konsumen yang datang ke tokonya memang bertujuan untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau. Ia mengatakan harga bahkan bisa lebih murah sekitar 70 persen."Di sini barang bekas, tapi jelas 100 persen original. Harganya sama bengkel resmi beda jauh, bisa 70 persen. Misalkan gardan nih, di sini Rp 3 jutaan dan di bengkel resmi bisa Rp 8-9 jutaan, alasan utama orang datang ke sini karena murah," ucapnya saat ditemui kumparan di Pasar Asem Reges, Jakarta Barat, Senin (24/8).Kaburator, silinder head, dan kruk as bekas di toko spare part mobil bekas Awang di Pasar Asem Reges, Jakarta Barat. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparanSelain soal harga, Awang mengungkapkan faktor kelengkapan turut jadi penilaian konsumen. Ia sendiri akan menyanggupi permintaan konsumen dalam sekitar tiga sampai empat hari apabila barang yang dibutuhkan tidak tersedia.Adapun, tiap suku cadang mobil bekas di toko milik Awang pasti diperiksa guna memastikan masih dalam kondisi yang layak pakai. Komponen tersebut umumnya berasal dari Singapura atau hasil lelang di Indonesia."Kruk as selama posisi standar masih layak pakai. Kalau gardan saya lihat dulu final gear-nya masih tebal atau nggak. Intinya di sini kualitas terjamin, orisinal dan layak pakai. Saya nggak main barang KW, capek doang nanti dikomplain orang," jelas pria yang sudah berjualan spare part mobil bekas sejak tahun 1985 itu.Silinder head Daihatsu Zebra di toko spare part mobil bekas Awang di Pasar Asem Reges, Jakarta Barat. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparanSuku cadang yang dijual pun cukup beragam, mulai dari gardan, silinder head, karburator, sampai transmisi. Awang menyebutkan toko miliknya berfokus pada komponen mesin, terutama merek-merek Jepang. Kendati demikian, ia tetap menerima jika ada konsumen yang membutuhkan komponen untuk mobil besutan Eropa.Menariknya, konsumen onderdil copotan ternyata tidak hanya berasal dari sekitaran Jakarta. Awang bilang tokonya juga melayani permintaan dari luar daerah, termasuk Jambi dan Singkawang, baik dari pemilik kendaraan maupun pemilik bengkel.“Selain murah kami juga kasih garansi. Kalau barang tidak bisa dipakai, alasannya tidak cocok, bunyi, umpama kategori gardan ngedengung, itu bisa ditukar. Itulah kuncinya kami dagang di sini,” pungkasnya.