Bupati Ardiansyah Ajak ASN Teladani Kepemimpinan Rasulullah

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, SANGATTA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Agung Al-Faruq, kawasan Pemerintahan, Bukit Pelangi, Sangatta, pada Rabu (26/8/2026). Kegiatan mengusung tema "Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Membangun Pribadi yang Beriman, Berilmu dan Berakhlak Mulia" tersebut berlangsung khidmat. Ratusan jamaah yang didominasi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Kutim ini secara khusyuk mengikuti setiap rangkaian yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA.Hadir pada kegiatan tersebut, Bupati Ardiansyah Sulaiman, Ketua DPRD Kutim Jimmi, Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah , tokoh agama serta masyarakat yang ingin mendengar secara langsung tausiyah dari  Ustadz Anwar Ashaf dari Samarinda yang menyampaikan makna peringatan hari lahir nabi Muhammad SAW.  Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan pentingnya melihat sosok Nabi Muhammad SAW bukan hanya sebagai utusan Allah dalam menyampaikan ajaran dan firman tentang agama islam, tetapi juga teladan nyata dalam menjalankan roda pemerintahan yang adil dan inklusif.Lebih lanjut, ia juga menyerukan kepada seluruh jajaran di Pemkab Kutim agar mampu meneladani sikap Rasulullah dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab yang diemban. Terutama dalam menghadirkan pelayanan publik yang mudah, efektif, efisien dan transparan."Mari kita baca dan buka kembali lembaran sejarah perjuangan Nabi. Rasulullah banyak mengajarkan memperbaiki berbagai persoalan kehidupan bermasyarakat," tuturnya. Dalam kesempatan itu, dirinya juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap lingkungan sekitar terutama saat musim kemarau tiba seperti saat ini. Kondisi cuaca yang cenderung panas dan minim curah hujan dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, baik di kawasan permukiman maupun lahan terbuka.Ia meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu munculnya api. Selain itu, masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran kepada pihak terkait."Mari kita berdoa, mudah-mudahan kekeringan ini segera berlalu dan daerah kita selalu diberkahi," imbuhnya.Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kutim yang juga selaku Ketua pelaksana Noorhadi, mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan silaturahmi sekaligus meningkatkan nilai-nilai spiritual jajaran Pemkab Kutim."Semoga dengan kegiatan ini, dapat memupuk rasa syukur dan memotivasi kita untuk terus mendekatkan diri serta meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya. (*/kutaitimurkab.go.id)