Maulid Nabi Jadi Momentum Polres PPU Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, PENAJAM — Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 8 Rabiul Awal 1448 Hijriah dimanfaatkan jajaran Polres Penajam Paser Utara (PPU) untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.Kegiatan keagamaan tersebut digelar di sejumlah wilayah Kabupaten PPU, pada Jumat (21/8/2026), dengan melibatkan personel Polres PPU, Polsek Babulu, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga jamaah.Sejumlah lokasi yang menjadi tempat peringatan Maulid Nabi di antaranya Masjid Al Isra BTN Kilometer 4 Nenang, Masjid Nurul Yaqin Desa Sumber Sari, serta Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu.Di Masjid Al Isra BTN Kilometer 4 Nenang, peringatan Maulid Nabi mengangkat tema “Menumbuhkan Cinta kepada Rasulullah SAW melalui Keteladanan Akhlak dalam Kehidupan Sehari-hari.”Rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan shalawat, tausiyah, doa bersama, serta pujian kepada Nabi Muhammad SAW.Suasana semakin semarak dengan penampilan Grup Habsyi Al Madad Polres PPU yang mengajak jamaah bersama-sama melantunkan shalawat.Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten PPU sekaligus Ketua Takmir Masjid Al Isra Nenang Drs. H. Tohar, M.M., Kasat Samapta Polres PPU AKP Wiji Santoso, Baur SIM Satlantas Polres PPU AIPTU Habibie Arief, S.H., M.H., Ustadz Hamdi, serta masyarakat setempat.Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU melalui Kasat Samapta Polres PPU AKP Wiji Santoso mengatakan, peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.Menurutnya, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan tugas kepolisian dan pelayanan kepada masyarakat.“Maulid Nabi menjadi pengingat bagi kita untuk terus meneladani akhlak Rasulullah SAW, seperti kejujuran, kesabaran, kepedulian dan kasih sayang. Nilai-nilai tersebut sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan, termasuk dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKP Wiji.Ia menambahkan, kehadiran personel Polri dalam berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan warga.“Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui kegiatan yang dapat mempererat persaudaraan dan membangun kemitraan. Dengan komunikasi serta kebersamaan yang baik, situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dapat terus kita wujudkan,” tambahnya.Sementara itu, jajaran Polsek Babulu turut menghadiri sekaligus mengamankan rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar masyarakat di sejumlah desa.Salah satunya berlangsung di Masjid Nurul Yaqin, Desa Sumber Sari. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Sumber Sari Tahyatul Abidin, penceramah Gus H. Muhammad Izzul Kafie, S.Pd.I., Bhabinkamtibmas Desa Sumber Sari Briptu Bagus Hadi Pranata, perangkat desa, mahasiswa KKN Universitas Mulawarman, serta para jamaah.Rangkaian acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan, tausiyah, doa bersama, hingga penutupan.Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan kepolisian terhadap aktivitas positif masyarakat sekaligus sarana mempererat komunikasi dengan warga.Kegiatan serupa juga berlangsung di kediaman Imam Safi’i, Desa Babulu Darat. Peringatan Maulid Nabi diisi dengan lantunan shalawat dan doa bersama.Acara tersebut dihadiri penceramah Kang Amin, Bhabinkamtibmas Desa Babulu Darat Aipda Yudi, panitia, anggota Banser Kecamatan Babulu, serta masyarakat.Kapolsek Babulu Iptu Andi Fatahuddin, S.H., M.H., mengatakan kegiatan keagamaan menjadi salah satu ruang yang efektif untuk mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat.“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan. Polsek Babulu akan senantiasa hadir untuk menjaga keamanan sekaligus membangun komunikasi dan kemitraan bersama masyarakat,” ungkapnya.Rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di sejumlah wilayah Kabupaten PPU tersebut menunjukkan sinergi antara Polri, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga dalam menjaga keharmonisan lingkungan.Bagi jajaran Polres PPU, kehadiran dalam kegiatan keagamaan bukan hanya bagian dari pengamanan, tetapi juga menjadi pendekatan humanis untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.Melalui silaturahmi dan komunikasi yang terus terjalin, kepolisian berharap tercipta kebersamaan dalam menjaga persatuan serta mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di Kabupaten PPU. (*/Humas Polda Kaltim)