Sejumlah atlet paralayang mengikuti Task 2 International Paragliding Cross Country Championship (IPXC) 2nd Series Panglima TNI Cup dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Paralayang 2026 di Bukit Joglo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Foto: Dok. Agus SupartoKompetisi tersebut diikuti 78 atlet dari enam negara, yaitu Indonesia, Nepal, Korea Selatan, Malaysia, China, dan Prancis. Foto: Dok. Agus SupartoMemasuki hari ketiga, para atlet menyelesaikan lintasan cross country yang sudah ditentukan oleh panitia. Dalam perlombaan ini, atlet tidak hanya dituntut bisa terbang dengan baik, tetapi juga harus bisa membaca cuaca, arah angin, dan kondisi medan. Foto: Dok. Agus SupartoSetiap atlet harus menentukan arah dan waktu yang tepat saat berada di udara. Kondisi cuaca dan angin juga menjadi salah satu faktor penting dalam menyelesaikan lintasan. Foto: Dok. Agus SupartoKejuaraan ini juga menjadi kesempatan bagi Jawa Tengah, khususnya Wonogiri, untuk memperkenalkan daerahnya sebagai salah satu lokasi olahraga paralayang. Tingginya jumlah atlet dari dalam dan luar negeri diharapkan bisa membuat Wonogiri semakin dikenal sebagai destinasi olahraga dirgantara. Foto: Dok. Agus SupartoIPXC Panglima TNI Cup dan Kejurnas Paralayang 2026 masih berlangsung hingga 23 Agustus 2026. Selain menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini juga diharapkan bisa membantu promosi pariwisata dan memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat sekitar. Foto: Dok. Agus SupartoFoto: Dok. Agus SupartoFoto: Dok. Agus SupartoFoto: Dok. Agus SupartoSejumlah atlet paralayang mengikuti Task 2 International Paragliding Cross Country Championship (IPXC) 2nd Series Panglima TNI Cup dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Paralayang 2026 di Bukit Joglo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.Kompetisi tersebut diikuti 78 atlet dari enam negara, yaitu Indonesia, Nepal, Korea Selatan, Malaysia, China, dan Prancis.Memasuki hari ketiga, para atlet menyelesaikan lintasan cross country yang sudah ditentukan oleh panitia. Dalam perlombaan ini, atlet tidak hanya dituntut bisa terbang dengan baik, tetapi juga harus bisa membaca cuaca, arah angin, dan kondisi medan.Setiap atlet harus menentukan arah dan waktu yang tepat saat berada di udara. Kondisi cuaca dan angin juga menjadi salah satu faktor penting dalam menyelesaikan lintasan.Meet Director IPXC Panglima TNI Cup dan Kejurnas Paralayang 2026, Alfari Widyasmara, mengatakan seluruh pertandingan hingga Task 2 berjalan dengan baik dan aman. Sebelum perlombaan dimulai, panitia terlebih dahulu melakukan pemeriksaan dan analisis kondisi cuaca untuk memastikan lintasan aman digunakan.Kejuaraan ini juga menjadi kesempatan bagi Jawa Tengah, khususnya Wonogiri, untuk memperkenalkan daerahnya sebagai salah satu lokasi olahraga paralayang. Tingginya jumlah atlet dari dalam dan luar negeri diharapkan bisa membuat Wonogiri semakin dikenal sebagai destinasi olahraga dirgantara.IPXC Panglima TNI Cup dan Kejurnas Paralayang 2026 masih berlangsung hingga 23 Agustus 2026. Selain menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini juga diharapkan bisa membantu promosi pariwisata dan memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat sekitar.Sejumlah atlet paralayang mengikuti kompetisi Task 2 International Paragliding Cross Country Championship (IPXC) 2nd Series Panglima TNI Cup dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Paralayang 2026 di Bukit Joglo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Foto: Dok. Agus Suparto