Otak Pencurian 5 Toko HP di Padang Remaja 14 Tahun: Sudah Mencuri Sejak 10 Tahun

Wait 5 sec.

Tangkapan layar 3 bocah membobol lima toko HP di Plaza Andalas, Padang, Sumatera Barat, tertangkap saat masuk ke markas TNI AL. Foto: Dok. Polresta PadangPolisi mengungkap fakta baru kasus pencurian di lima toko handphone di pusat perbelanjaan Plaza Andalas, Kota Padang, Sumatera Barat. Satu dari tiga anak yang diduga terlibat, mengaku telah melakukan pencurian sejak berusia sekitar 10 tahun.Tiga anak yang diamankan masing-masing berinisial AD (13), MA (11), dan HB (14). Dari ketiganya, identitas AD dan MA telah diketahui berdasarkan kartu keluarga. Sementara HB, tidak memiliki kartu keluarga. Orang tua HB juga tidak diketahui keberadaanya.Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol M Yasin, mengatakan HB menjadi anak yang paling lama mengenal aksi pencurian. HB mengaku sudah mencuri sejak berusia sekitar 10 tahun, dimulai dari wilayah Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai."Sedangkan AD dan MA disebut baru mulai melakukan pencurian setelah mengenal HB sekitar dua bulan terakhir," ujar Yasin kepada kumparan, Rabu (26/8).Untuk AD dan MA, kata Yasin, sesuai keterangan mereka sudah tiga kali melakukan pencurian di Kota Padang dan Pasaman Barat. Mereka mulai mencuri sejak kenal dengan HB lebih kurang dua bulan yang lalu.Juga Nyolong Kotak AmalTangkapan layar 3 bocah membobol lima toko HP di Plaza Andalas, Padang, Sumatera Barat, tertangkap saat masuk ke markas TNI AL. Foto: Dok. Polresta PadangDari pemeriksaan sementara, ketiganya juga mengaku pernah mencuri kotak amal di sejumlah lokasi di Kota Padang dan Pasaman Barat. Mereka mengaku belajar melakukan pencurian atas inisiatif sendiri, tanpa mendapat arahan dari pihak lain. Ketiganya juga sudah putus sekolah."Dari keterangan ketiga anak-anak tersebut, mereka melakukan pencurian atas inisiatif dan kepandaian mereka sendiri tanpa ada diberi petunjuk dari mana pun," kata Yasin.Terungkap dari CCTVKasus pencurian toko ini terungkap setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV.Dari rekaman CCTV tersebut, polisi mengidentifikasi tiga orang yang diduga terlibat. Identitas tersebut kemudian dicocokkan dengan dokumentasi saat ketiganya pernah diamankan Satreskrim Polres Pasaman Barat.Polisi lalu melakukan penyelidikan terhadap ketiganya. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian polisi adalah warung internet (warnet) di kawasan Gunung Pangilun, Kota Padang, yang disebut kerap didatangi mereka.Pada Senin (24/8), polisi mendapat informasi bahwa ketiga anak tersebut bergerak menuju Pelabuhan Bungus Teluk Kabung dengan menggunakan sepeda motor minitrail dan berbonceng tiga.Tim Opsnal kemudian melakukan pengejaran. Namun, polisi sempat kehilangan jejak. Ternyata, ketiga anak ini malah nyasar ke markas TNI Angkatan Laut."Sekitar pukul 18.00 WIB, kami mendapat informasi dari petugas piket penjagaan Kodaeral II Angkatan Laut, ada tiga anak yang masuk ke markas," ucap Yasin."Kami mendatangi Mako Kodaeral II, dan benar bahwa yang diamankan merupakan anak-anak yang teridentifikasi sebagai pelaku pencurian di Plaza Andalas tersebut," sambungnya.Kasus ini kini ditangani dengan memperhatikan status mereka sebagai anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), termasuk perbedaan usia masing-masing anak.