Gus Yahya Registrasi Muktamar ke-35 NU: Jangan Ada Tindakan Merusak

Wait 5 sec.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya meninjau lokasi Muktamar ke-33 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Rabu (26/8/2026). Foto: PBNUKetua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) melakukan registrasi kepesertaan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Aula KH Jamaluddin Ahmad Center, Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Rabu (26/8).Gus Yahya didampingi Wakil Ketua Umum PBNU Amin Said Husni saat melakukan registrasi. Setelah itu, Gus Yahya meninjau sejumlah venue yang akan digunakan selama pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU.Dalam peninjauan tersebut, Gus Yahya memberikan arahan kepada Ketua Panitia Lokal (Panlok) Muktamar Ke-35 NU KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq) dan para among tamu yang bertugas menyambut peserta.Gus Yahya mengingatkan panitia bahwa Muktamar digelar di Tambakberas, yang menurutnya masih diliputi kehadiran para masyayikh pendiri pesantren tersebut."Panjenengan semua ini mewakili bukan hanya PBNU, tapi Jam'iyah Nahdlatul Ulama, dan sekaligus panjenengan semua mewakili Kiai Abdul Wahab Chasbullah sebagai tuan rumah dari Muktamar ini. Maka khidmah panjenengan sesungguhnya adalah khidmah yang luar biasa nilainya," kata Gus Yahya.Ia meminta seluruh pihak yang terlibat dalam Muktamar, baik pengurus, panitia, maupun peserta, mengingat para masyayikh Tambakberas selama penyelenggaraan forum tertinggi organisasi tersebut."Maka dalam setiap keberadaan kita di tengah-tengah Muktamar ini, jangan sampai kita lupa bahwa di sini bersama-sama kita ada Mbah Hasbullah, ada Mbah Syihah, ada Mbah Wahab, dan para masyaikh Tambakberas yang lain Mbah Hamid, Mbah Fattah, dan lain-lain," ujarnya.Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, meninjau arena Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Rabu (26/8/2026). Foto: Dok. PBNUIngatkan Amanah OrganisasiGus Yahya juga mengutip pandangan Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari mengenai jati diri Nahdlatul Ulama sebagai jam'iyah yang menjunjung keadilan, keamanan, perbaikan, dan kebaikan.Ia mengatakan tidak boleh ada tindakan yang mengkhianati amanah dalam tubuh organisasi."Karena ini adalah jam'iyatu adlin wa aman wa ishlahin wa ihsan. Ini jam'iyah yang memperbaiki. Maka tidak boleh ada sedikit pun tindakan yang berpotensi merusak, karena jam'iyah ini adalah jam'iyah yang memperbaiki," katanya.Gus Yahya mengapresiasi seluruh panitia dan among tamu yang telah mengabdikan diri dalam penyelenggaraan Muktamar. Ia mendoakan seluruh pihak yang terlibat memperoleh perlindungan dan hidayah dalam menjalankan tugas.Sementara proses registrasi peserta dari unsur Pengurus Wilayah NU (PWNU), Pengurus Cabang NU (PCNU), dan Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) berlangsung di MTs Bahrul Ulum sejak pukul 10.00 WIB.