Ilustrasi tenggelam. Foto: Shutter StockTim SAR berhasil menemukan tiga wisatawan yang tenggelam di Pantai Karangpapak Santolo, Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (27/8).Ketiga wisatawan tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Mereka yakni MS (18), IN (18), dan AM (27)."Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi seluruh korban dalam peristiwa tenggelamnya tiga wisatawan di Pantai Karangpapak Santolo," kata Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, dalam keterangannya.Informasi mengenai penemuan korban diterima Tim SAR Gabungan pada Kamis sekitar pukul 05.30 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi."Pada pukul 06.00 WIB, seluruh korban berhasil dievakuasi dan selanjutnya dibawa ke RSUD Pameungpeuk untuk penanganan lebih lanjut," ujarnya.Setelah seluruh korban ditemukan dan proses identifikasi selesai, Tim SAR Gabungan kemudian melakukan briefing penutupan operasi pada pukul 06.50 WIB.Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi tiga wisatawan yang tenggelam di Pantai Karangpapak Santolo, Kabupaten Garut, dalam keadaan meninggal pada Kamis (27/8). Foto: Dok. Kantor SAR BandungKegiatan tersebut dilanjutkan dengan debriefing dan evaluasi untuk meninjau pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan yang telah dilakukan."Dengan telah ditemukannya seluruh korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat selanjutnya dikembalikan ke kesatuan masing-masing," tutur Ade.Ade menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah terlibat dalam proses pencarian hingga ketiga korban berhasil ditemukan."Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR yang telah bekerja sama dan melaksanakan operasi pencarian serta pertolongan hingga seluruh korban berhasil ditemukan," katanya.Ia juga mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar lebih memperhatikan aspek keselamatan ketika beraktivitas di kawasan pantai.Basarnas mengimbau wisatawan untuk memperhatikan kondisi cuaca, mematuhi rambu-rambu keselamatan yang terdapat di kawasan wisata pantai, serta tidak berenang di wilayah yang memiliki arus kuat dan berbahaya.