Menhan: RI dan China akan Kerja Sama Kembangkan Amunisi, Rudal, dan Roket, Transfer Teknologi Mulai 2027

Wait 5 sec.

Pernyataan ini disampaikan usai pertemuan 2+2 ke-2 Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan Indonesia-China di Kantor Kemenlu RI, Jakarta Pusat, Jumat (21/8). Sjafrie menegaskan bahwa China akan mengirimkan teknologi untuk membangun pabrik bersama di Indonesia, yang ditargetkan mulai beroperasi paling lambat pada 2027.Kerja sama ini akan melibatkan industri pertahanan nasional seperti PT Pindad dan PT Len Industri, dengan fokus pada pengembangan misil dan roket sesuai teknologi yang telah dikembangkan China. Indonesia juga menekankan pentingnya transfer teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang peralatan dan industri pertahanan. Langkah ini merupakan bagian dari penguatan kemandirian alutsista nasional dan memperdalam kemitraan strategis di sektor pertahanan antara kedua negara.