Motor Pelajar Mogok saat Pulang Sekolah, Saat Coba Hidupkan Malah Dibacok ODGJ

Wait 5 sec.

Polisi menangkap pelaku pembacokan pelajar di Semarang. Foto: Dok. IstimewaSeorang pelajar SMK di Kota Semarang dibacok saat pulang sekolah hingga terluka.Kapolsek Ngaliyan Kompol Aliet Alphard mengatakan, peristiwa ini terjadi pada Rabu (19/8) sekitar pukul 17.30 WIB. Korban berinisial MTP (16) yang saat itu sedang melintas di Jalan Raya Untung Suropati usai kegiatan sekolah."Motor korban tiba-tiba mengalami mogok. Saat korban berusaha menghidupkan kembali kendaraannya, seorang laki-laki yang datang dari arah belakang menggunakan sepeda motor tiba-tiba melakukan penyerangan dengan senjata tajam jenis celurit," ujar Aliet kepada wartawan, Minggu (23/8).Usai diserang, korban berusaha menyelamatkan diri dan meminta pertolongan kepada warga sekitar. Saat itu, pelaku langsung melarikan diri."Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada bagian kepala sebelah kanan dan telah mendapatkan penanganan medis berupa tiga jahitan," jelas dia.Menerima laporan kejadian, polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan mencari keberadaan pelaku."Petugas berhasil mengamankan seorang laki-laki berinisial MNH (34) warga Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan, di rumahnya sebagai pelaku penyerangan," tegas dia.Namun, pelaku diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Hal tersebut dibuktikan dari keterangan dari pihak keluarga, kelurahan, dan adanya kartu dokumen berobat jalan yang dikeluarkan Rumah Sakit Rehabilitasi Bina Karya Pemalang."Terdapat informasi mengenai kondisi psikologis pelaku yang masih perlu didalami dan diverifikasi," ungkap dia.Meski begitu, ia menegaskan kepolisian juga akan memastikan kasus ini ditangani dengan tuntas sesuai undang-undang yang berlaku."Kami menyampaikan kepada keluarga korban bahwa perkara ini tetap kami tangani secara profesional. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil tindakan sendiri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi," kata Aliet.