Bengkel Spesialis Mitsubishi Ini Punya Standar Kerja Ala Diler Resmi

Wait 5 sec.

Bengkel Bangun Motor spesialis Mitsubishi di Ciracas, Jakarta Timur. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparanBengkel spesialis menjadi salah satu alternatif bagi pemilik mobil yang ingin melakukan perawatan di luar jaringan diler. Selain mempertimbangkan biaya, konsumen juga biasanya mencari bengkel dengan mekanik berpengalaman untuk menangani merek mobil tertentu, termasuk Mitsubishi.Hal itu turut dirasakan Rahmat Hidayat, pemilik bengkel Bangun Motor, yang dulunya merupakan Service Advisor Mitsubishi Motors. Ia menuturkan, sejumlah konsumen datang ke bengkelnya karena garansi servis di bengkel resmi telah berakhir."Ada juga konsumen pemilik Mitsubishi baru yang mencari bengkel di luar diler untuk servis. Alasan utamanya datang ke sini itu lebih murah, saya garansi dan pastikan spare part dan oli genuine part Mitsubishi. Saya kan dulu orang Mitsubishi, jadi ngambil barang juga dari sana," ungkapnya saat ditemui kumparan baru-baru ini di Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (26/8).Proses servis di bengkel Bangun Motor spesialis Mitsubishi, Ciracas, Jakarta Timur. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparanRahmat bilang, sekitar 90 persen Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diterapkan di bengkelnya mengikuti standar yang ia dapat saat bekerja di Mitsubishi selama 22 tahun. Seluruh mekanik yang berjumlah tujuh orang pun turut mendapatkan pelatihan darinya.Selain prosedur kerja, ia juga menggunakan perangkat diagnostik yang sama seperti di Mitsubishi. Setelah keluar dari perusahaan, ia memboyong mesin scanner MUT3 yang digunakan untuk membantu proses pemeriksaan mobil agar persis seperti pabrikan asal Jepang tersebut."Kalau masalah pekerjaan, saya pasang fender cover, seat cover, perlindungan bodi kendaraan, terus pengecekan standar di bagian mesin. Setiap melakukan pekerjaan, pengecekan standar dicek semua, kayak kekencangan baut roda, air radiator, air aki, air washer, minyak rem, wiper. Persentasenya hampir 90 persen, makanya banyak yang percaya di sini," jelasnya.Bengkel Bangun Motor spesialis Mitsubishi di Ciracas, Jakarta Timur. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparanBangun Motor sendiri awalnya merupakan bengkel umum milik mertua Rahmat yang sudah berdiri sejak sekitar 1980-an. Setelah Rahmat bergabung pada 2019, bengkel tersebut kemudian mulai berfokus menangani mobil Mitsubishi, memanfaatkan pengalaman yang ia miliki selama bekerja di pabrikan tersebut.Sejak lulus SMK pada tahun 1997, Rahmat memulai kariernya di diler Mitsubishi Metro Tiga Berlian Motor (MTB) Tebet, Jakarta Selatan. Ia bekerja di sana hingga tahun 2017 sebelum MTB kemudian bergabung dengan kantor pusat di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, sampai tahun 2018.Pada tahun 2019, ia melanjutkan kariernya di diler Mitsubishi Nusantara, Depok, Jawa Barat. Usai beberapa waktu bekerja di sana, ia memutuskan keluar dan mulai membuka bengkel sendiri.Bengkel Bangun Motor spesialis Mitsubishi di Ciracas, Jakarta Timur. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan"Saya jabatan terakhir itu service advisor. Kalau di Mitsubishi pasti dari awal dulu ya, seperti helper, On the Job Training (OJT), mekanik, leader, final checker, sampai service advisor. Itu sih yang saya alami selama bekerja di diler," tambahnya.Kini, Bangun Motor melayani berbagai kebutuhan perawatan Mitsubishi, mulai dari tune up mesin, servis rem dan kopling, perbaikan kaki-kaki, las ketok, serta perawatan rutin lainnya. Sementara untuk pekerjaan yang membutuhkan waktu lebih lama, seperti turun mesin dan body repair, Rahmat mengerjakannya di bengkel lain miliknya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur."Konsumen yang datang ke sini kebanyakan datang ke diler dulu, merasa kurang cocok baru datang ke bengkel spesialis. Bisa jadi merasa tidak puas atau bisa juga ngebandingin harga antara diler dengan bengkel saya ," pungkasnya.