BorneoFlash.com, JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam menjadikan akhlak sebagai fondasi membangun peradaban dalam momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi.“Beliau (Rasul) memulai dakwahnya dengan membangun akhlak manusia. Sebab, akhlak adalah fondasi dari setiap peradaban. Ketika akhlak tegak, keadilan akan tumbuh, ilmu pengetahuan membawa manfaat, kekuasaan berjalan dengan amanah, dan kasih sayang menjadi perekat kehidupan,” ujar Menag di Jakarta, Senin.Menurut Nasaruddin, akhlak menjadi kunci perubahan yang dibawa Rasulullah SAW. Dakwah Nabi membentuk kehidupan keagamaan sekaligus mengubah kehidupan sosial dan peradaban manusia.Menag mengutip sabda Rasulullah SAW, “Sesungguhnya aku diutus hanyalah untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak.”Ia menjelaskan, Rasulullah SAW membangun akhlak melalui dakwah sehingga nilai-nilai agama tidak hanya menjadi ajaran individu, tetapi juga membentuk kehidupan sosial.Nasaruddin mengatakan, 14 abad lalu manusia menghadapi zaman jahiliah ketika kelompok kuat menindas yang lemah dan perempuan kehilangan martabatnya.Kini, ilmu pengetahuan berkembang pesat dan peradaban manusia mengalami kemajuan. Menag mengingatkan umat agar mensyukuri kemajuan tersebut sekaligus menjaga nilai-nilai kemanusiaan.“Di baliknya terdapat perjuangan yang begitu agung dari seorang Rasul pilihan Allah SWT. yang diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam. Dialah Nabi Muhammad SAW. yang mendedikasikan seluruh hidupnya untuk membebaskan manusia dari belenggu kejahilan,” kata Nasaruddin.Menag juga mengajak umat Islam memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW yang selalu memperhatikan umatnya hingga akhir hayat.“Keterpisahan oleh ruang dan waktu tidak pernah mengurangi cinta kita kepada Rasulullah SAW. Rasa cinta itu senantiasa bersemi bagi manusia yang memikirkan, mendoakan, dan memohonkan ampun bagi umatnya,” ujar Menag.Nasaruddin mengucapkan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Ia berharap momentum ini memperkuat umat Islam untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dan menghidupkan ajarannya.“Semoga Allah SWT. memberikan kita kekuatan untuk meneladani akhlaknya dan menghidupkan ajarannya. Semoga kita menjadi bagian dari umat yang kelak memperoleh syafaat beliau di hari kemudian,” kata dia. (*)