Ketua Task Force Partai Hanura Patrice Rio Capella Foto: Dok. IstimewaKetua Task Force Partai Hanura Patrice Rio Capella terus keliling menggelar konsolidasi di seluruh provinsi di Indonesia. Kali ini giliran Provinsi Bengkulu menggelar konsolidasi dan rapat teknis tim Task Force di Hotel Mercure, Kota Bengkulu, Rabu (26/8/2026) malam.Dalam acara yang dihadiri seluruh Ketua, Sekretaris, Bendahara DPD dan DPC, serta anggota DPRD Partai Hanura se-Provinsi Bengkulu, Rio menjelaskan, partai yang dinahkodai oleh Oesman Sapta (OSO) ini terus berbenah dan berubah menatap agenda Pemilu mendatang.Salah satu yang berubah adalah logo partai yang kini menjadi gambar Singa. Perubahan logo, yang juga dibarengi dengan pembaruan mars, AD ART, dan struktur, dilakukan sejak awal Juli 2026 lalu, dan terus disosialisasikan selama Konsolidasi Nasional yang targetnya berlangsung hingga September 2026."Kita mengubah semua atribut Hanura, termasuk logo dengan new brand menjadi singa. Hanura instruksikan seluruh jajar dari pusat hingga ranting satu komando memakai branding baru ini," kata Rio.Hadir juga dalam kesempatan ini, jajaran tim Task Force Hanura. Seperti Sekretaris Task Force Hanurani, Bendahara Task Force Indah Sri Rejeki, anggota Ratna Ester Lumban Tobing, Yossy Indra Permana, Enny Maryani dan Che Stevan Raihan Capella.Dijelaskan Rio, logo singa filosofinya melambangkan kekuatan, semangat, keberanian mengambil keputusan, tangguh, dan punya daya tarung. Dia yakin, logo baru ini dapat menginspirasi dan memberi semangat kader dan pengurus Hanura di setiap tingkatan. Khususnya bagi para Caleg yang akan bertarung pada Pemilu 2029.Berbagai pembaruan ini, sambung Rio, bukti bahwa Hanura melakukan evaluasi total."Perubahan logo ini dengan harapan bisa memberikan semangat kepada para kader Hanura. Singa itu simbol keberanian, wibawa, kekuatan, keseriusan. Sehingga para caleg bisa menjadi singa-singa petarung Hanura untuk menang di Pemilu 2029," katanya.Logo Partai Hanura. Foto: Dok. Partai HanuraApakah berbagai perubahan anyar ini berpengaruh? Rio yang sudah berkeliling di 8 provinsi merasakan, kader di bawah penuh dengan semangat baru."Mindset cara berpikir kader pun berubah. Ada keyakinan dan optimisme di kalangan kader, kita bisa bangkit kembali pada Pemilu 2029," yakinnya.Nah, mulai saat ini, seluruh jajaran di akar rumput wajib menggunakan logo baru. Baik bendera, kop surat, papan DPC, kaos, dan sebagainya."Tapi mungkin ini perlu proses karena masih transisi memerlukan waktu pencetakan, dan sebagainya, bisa kita maklumi. Tapi mulai paling lama awal 2027, semua sudah singa. Dan singa Hanura akan keluar dari kandangnya untuk mengaum," tegas Rio semangat.Sementara itu, Pengamat Politik dari UIN Syarief Hidayatullah, Adi Prayitno menilai, perubahan logo, mars, dan struktur Partai Hanura menunjukkan keseriusan dan totalnya partai ini menatap Pemilu 2029. Minimal lolos ke parlemen kembali."Hanura terlihat serius dan berbenah ingin memenangkan hati rakyat minimal lolos parlemen 2029," kata Adipray setelah ditanya awak media soal perubahan logo dan mars Hanura.