Seekor ayam jantan bernama Martin berdiri di luar Institut Onkologi Bolivia Timur, Santa Cruz, Bolivia, Rabu (21/10). Foto: Ipa Ibanez/REUTERSDikutip dari Reuters, selama delapan tahun terakhir, Martin diketahui tetap bertahan dan beraktivitas di sekitar rumah sakit tersebut, meskipun pemiliknya telah meninggal dunia. Foto: Ipa Ibanez/REUTERSMartin pertama kali tiba di rumah sakit itu ketika pemiliknya menjalani perawatan akibat penyakit kanker. Foto: Ipa Ibanez/REUTERSNamun, sang pemilik akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit tersebut saat menjalani perawatan medis. Foto: Ipa Ibanez/REUTERSSejak kepergian pemiliknya, Martin tidak meninggalkan lingkungan rumah sakit. Foto: Ipa Ibanez/REUTERSAyam jantan tersebut terus berada di kawasan itu hingga menjadi bagian dari pemandangan sehari-hari bagi warga maupun pasien yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Foto: Ipa Ibanez/REUTERSFoto: Ipa Ibanez/REUTERSFoto: Ipa Ibanez/REUTERSSeekor ayam jantan bernama Martin berdiri di luar Institut Onkologi Bolivia Timur, Santa Cruz, Bolivia, Rabu (21/10).Dikutip dari Reuters, selama delapan tahun terakhir, Martin diketahui tetap bertahan dan beraktivitas di sekitar rumah sakit tersebut, meskipun pemiliknya telah meninggal dunia.Martin pertama kali tiba di rumah sakit itu ketika pemiliknya menjalani perawatan akibat penyakit kanker. Namun, sang pemilik akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit tersebut saat menjalani perawatan medis.Sejak kepergian pemiliknya, Martin tidak meninggalkan lingkungan rumah sakit. Ayam jantan tersebut terus berada di kawasan itu hingga menjadi bagian dari pemandangan sehari-hari bagi warga maupun pasien yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.Seekor ayam jantan bernama Martin berdiri di luar Institut Onkologi Bolivia Timur, Santa Cruz, Bolivia, Rabu (21/10/2026). Foto: Ipa Ibanez/REUTERS