Ilustrasi ibu belanja di supermarket. Foto: PK Studio/ShutterstockDi tengah harga kebutuhan pokok yang makin naik, setiap keluarga perlu lebih cermat dalam mengatur keuangan. Apalagi, ada banyak kebutuhan yang harus dipenuhi setiap harinya.Bagi seorang ibu, mengatur keuangan rumah tangga tentu punya tantangan tersendiri. Mulai dari belanja bulanan, memenuhi kebutuhan anak, hingga menyisihkan uang untuk tabungan, semuanya perlu diatur agar keuangan keluarga tetap terkendali.Itulah mengapa, dibutuhkan strategi hemat biar pengeluaran nggak membengkak dan kebutuhan keluarga tetap terpenuhi. Nah, buat para ibu yang ingin lebih bijak dalam mengatur keuangan sehari-hari, yuk, simak tips ala teman kumparanMOM berikut ini!Tips Hemat ala teman kumparanMOMIlustrasi ibu belanja di supermarket. Foto: Odua Images/ShutterstockTips hemat pertama datang dari Mom Putri (37). Untuk mengontrol pengeluaran supaya nggak membengkak, ia terbiasa membeli kebutuhan rumah tangga sekaligus untuk persediaan selama dua minggu ke depan.Sementara itu, untuk kebutuhan lauk-pauk, Mom Putri biasanya menyiapkan stok untuk satu minggu. “Seperti contohnya lauk-pauk, aku suka siapkan untuk seminggu ke depan, semisal ayam diungkep atau stok ikan di kulkas,” tuturnya.Selain mengatur jadwal belanja, Mom Putri juga memanfaatkan promo Jumat, Sabtu, Minggu (JSM) untuk mendapatkan harga yang lebih murah.Ilustrasi anak belanja bersama ibu. Foto: Shutter StockSelanjutnya, ada Mom Riya yang juga punya cara tersendiri untuk menghemat pengeluaran rumah tangga. Berikut beberapa kebiasaan yang ia terapkan:Belanja kebutuhan bulanan sekaligus - Mom Riya biasanya belanja kebutuhan rumah tangga di awal bulan, mulai dari perlengkapan kebersihan, kebutuhan kamar mandi, beras, bumbu instan, saus, dan kecap, sampai stok frozen food dan makanan kaleng.Belanja bahan makanan segar sesuai kebutuhan - Untuk sayur, daging, dan ikan, Mom Riya biasanya belanja setiap satu atau dua minggu sekali. Dengan begitu, stok bahan makanan di rumah bisa disesuaikan dengan kebutuhan memasak.Pisahkan bahan makanan sesuai porsi masak - Setelah belanja daging, ayam, dan ikan, Mom Riya langsung membaginya ke beberapa wadah sesuai porsi sekali masak sebelum disimpan di freezer.Manfaatkan promo - Mom Riya juga suka membeli kebutuhan dalam jumlah lebih banyak saat ada diskon. Meski begitu, ia tetap memperhatikan tanggal kedaluwarsa dan kualitas barangnya. Ilustrasi mengatur keuangan. Foto: Shutter StockSementara itu, Mom Retno (40) punya cara yang cukup terorganisir untuk mengatur keuangan rumah tangga, yaitu dengan menerapkan sistem amplop mingguan.“Setiap awal bulan, aku sudah bagi pos: belanja dapur, jajan anak, tabungan. Tapi aku pecah per minggu, bukan per bulan. Misal budget belanja dapur Rp 400 ribu seminggu, kalau sudah habis ya stop,” jelasnya.Jika anggaran mingguan sudah habis, Mom Retno memilih menahan diri untuk nggak mengeluarkan uang tambahan dan memanfaatkan stok makanan yang masih tersedia di rumah. “Ditahan-tahan deh sampai ke minggu selanjutnya buat jajan,” tuturnya.Selain mengatur anggaran dengan disiplin, Mom Retno juga cermat memilih tempat belanja untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau. Ia biasanya membeli kebutuhan sehari-hari di pasar, sementara kebutuhan bulanan seperti sabun dan beras dibeli di toko grosir agar lebih hemat.Temukan beragam inspirasi parenting dari ribuan ibu di seluruh Indonesia, gabung komunitas teman kumparanMOM di kum.pr/mom4