Emas Bergerak Terbatas di Tengah Tekanan Minyak dan Arah Bunga AS

Wait 5 sec.

Ilustrasi emas. Foto: ShutterstockHarga emas bergerak terbatas akibat lonjakan harga minyak yang memicu kekhawatiran inflasi. Kondisi ini membuat arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) makin tak pasti.Berdasarkan data Bloomberg pada Selasa, (20/10) pukul 10.56 WIB, harga emas spot (XAU) berada di level USD 4.145 per ons, naik tipis 0,12 persen.Tekanan terhadap emas dipicu oleh harga minyak yang bertahan di dekat level tertinggi lima bulan akibat konflik di Selat Hormuz. Selain itu, Kongres AS menolak kesepakatan impor solar Presiden Donald Trump dari Rusia.Pasar mencermati sinyal Ketua The Fed, Kevin Warsh, yang mengisyaratkan penahanan suku bunga sebelum masa tenang rapat bank sentral pekan depan. Sinyal ini memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga 25 bps menjadi di bawah 20 persen.Di pasar Asia, harga emas spot terkoreksi 0,1 persen ke level USD 4.134,91 per ons. Perak juga melemah 0,3 persen ke USD 56,93 per ons, diikuti penurunan pada platinum dan paladium.Perkembangan Harga Emas Antam Jan-Okt 2026Pekerja menunjukkan emas batangan di Jakarta, Rabu (29/7/2026). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTOHarga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam bergerak fluktuatif sepanjang Januari hingga Oktober 2026.Berdasarkan catatan kumparan dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam pada 2 Januari 2026 naik Rp 16.000 menjadi Rp 2.504.000 per gram.Kenaikan berlanjut pada Februari. Pada 2 Februari 2026, harga emas Antam melonjak Rp 167.000 dari hari sebelumnya menjadi Rp 3.027.000 per gram. Tren penguatan berlanjut pada 2 Maret 2026, ketika harganya naik menjadi Rp 3.135.000 per gram.Namun, harga emas Antam berbalik melemah pada April. Pada 1 April 2026, harganya Rp 2.902.000 per gram. Penurunan berlanjut pada 5 Mei 2026, dengan harga terkoreksi menjadi Rp 2.760.000 per gram.Memasuki Juni, harga emas Antam kembali menguat. Pada 1 Juni 2026, harganya tercatat stabil di Rp 2.799.000 per gram.Pergerakan harga kembali melemah pada Juli dan Agustus. Pada 2 Juli 2026, harga emas Antam turun menjadi Rp 2.640.000 per gram. Penurunan berlanjut pada 1 Agustus 2026 menjadi Rp 2.603.000 per gram.Pada September, harga emas Antam kembali menunjukkan penguatan. Pada 3 September 2026, harganya naik Rp 15.000 menjadi Rp 2.639.000 per gram. Sementara itu, pada 5 Oktober 2026, harga emas Antam kembali naik Rp 6.000 dari Rp 2.574.000 menjadi Rp 2.580.000 per gram.