Usai Prancis hingga Italia, Kini Demo Besar Pecah di Portugal

Wait 5 sec.

Warga di lokasi protes di alun-alun Rossio menentang krisis perumahan dan biaya hidup, di Lisbon, Portugal, Senin (19/10/2026). Foto: Pedro Nunes/REUTERSRibuan orang berdemo di dua alun-alun di kota besar Portugal, Lisbon dan Porto, pada Selasa (20/10). Mereka turun ke jalan dipicu krisis tempat tinggal di Portugal.Demo besar ini pecah beberapa jam setelah aparat keamanan membubarkan paksa tenda-tenda demonstran. Aparat turut menangkap 55 peserta demo.Menurut laporan kantor berita Reuters, demonstran kembali mendirikan tenda di alun-alun Rossio, ibu kota Lisbon, pada Rabu pagi.Orang-orang berkumpul untuk berdemonstrasi di Lapangan Rossio menentang krisis perumahan dan biaya hidup, di Lisbon, Portugal, Selasa (20/10/2026). Foto: Pedro Nunes/REUTERSSeorang warga Portugal, Debora Miranda, menyebut dirinya ikut aksi lantaran sudah tidak tahan dengan kenaikan biaya hidup."Ketika rakyat sudah tidak merasa seperti ada di rumah, dalam setiap kata, mereka tidak akan bisa maju dengan hidupnya, ini sudah cukup," kata Miranda seperti dikutip dari Reuters.Aktivis Portugal, Carla Valadao, mengecam aksi pembubaran yang dilakukan aparat setempat. Dia mengungkapkan bahwa polisi bertindak sangat agresif ketika membubarkan tenda-tenda demonstran sehari sebelumnya.Portugal menjadi negara terbaru di Eropa yang diguncang gelombang protes besar. Sebelumnya, demo yang berujung rusuh akibat tingginya biaya hidup terjadi di Prancis, Belgia, dan Italia.Portugal sendiri menghadapi salah satu krisis perumahan terburuk di Eropa. Harga beli rumah di negara tersebut terus melonjak sejak 2017. Pada saat yang sama, harga sewa tempat tinggal juga meroket.