KDM Tiba di Majalengka Pimpin Pemadaman Kebakaran Gunung Ciremai

Wait 5 sec.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat mendarat di Lanud Sukani Majalengka. (23/10/2026). Foto: Dok. IstimewaKebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) semakin meluas. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba di Majalengka pada Jumat (23/10) untuk mengawal penanganan kebakaran dan mengoordinasikan upaya pemadaman dari udara.Dalam unggahan di akun Instagram @dedimulyadi71, KDM terlihat memantau kebakaran hutan di Gunung Ciremai menggunakan helikopter. Sebelumnya, ia juga meninjau lokasi kebakaran menggunakan mobil untuk melihat langsung kondisi di lapangan.KDM kemudian mendarat di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sukani, Majalengka, menggunakan helikopter. Kedatangannya untuk mengawal penanganan karhutla yang telah meluas dari wilayah Kabupaten Kuningan hingga Majalengka."Kita sudah sampai di landasan udara Sukani," ujar KDM.Setibanya di Lanud Sukani, KDM langsung berkoordinasi dengan jajaran TNI dan awak penerbang mengenai persiapan operasi pemadaman dari udara, termasuk melalui metode water bombing atau pengeboman air."Nanti mulai ini jam berapa?" tanya KDM kepada perwira TNI di Lanud Sukani setelah turun dari helikopter.Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat mendarat di Lanud Sukani Majalengka. (23/10/2026). Foto: Dok. Istimewa"Siap izin melaporkan, Bapak. Rencana kami akan melaksanakan persiapan operasi dahulu, kami akan gladikan dahulu, kemudian kami cek perlengkapan. Insyaallah nanti setelah jumatan," jawab perwira TNI tersebut."Setelah jumatan baru," kata KDM, memastikan kembali jadwal persiapan operasi.KDM berharap penanganan terpadu yang melibatkan berbagai pihak dapat dilakukan dengan cepat untuk menekan penyebaran api."Udah lancar. Siap, Pak, terima kasih. Apinya segera padam," ucap KDM memberikan semangat kepada tim gabungan.Api Menyebar Cepat dari Kuningan ke MajalengkaPenanganan kebakaran di kawasan TNGC menjadi perhatian karena api terus meluas. Kawasan yang terbakar berada di ketinggian sekitar 800 hingga 1.100 meter di atas permukaan laut (mdpl).Kebakaran pertama kali terdeteksi pada Rabu (21/10) malam sekitar pukul 20.44 WIB di wilayah Pasawahan, Kabupaten Kuningan.Tiupan angin kencang serta banyaknya vegetasi kering akibat musim kemarau diduga mempercepat penyebaran api hingga melintasi batas kabupaten.Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, terlihat kepulan asap pekat dan kobaran api merembet dari Blok Cidulang, Kabupaten Kuningan, menuju Blok Masawah di Kabupaten Majalengka."Pantauan dari Bukit Seribu Bintang, titik api cukup jauh. Blok Cidulang terlihat kepulan asap dan api yang sangat besar. Ini sudah masuk daerah Majalengka di persimpangan Blok Masawah. Jadi menyebar sangat cepat dari Kuningan ke Majalengka," ujar perekam video tersebut.Dengan kedatangan KDM di Lanud Sukani, operasi pemadaman dari udara yang direncanakan berlangsung setelah salat Jumat diharapkan dapat membantu menjangkau titik-titik api di kawasan perbukitan Gunung Ciremai.