Ortuseight Jogosala Rampage V.4. Foto: Nada Meita/kumparanBrand lokal yang berfokus pada perlengkapan olahraga, Ortuseight, memperkenalkan lini terbaru Jogosala: Avalanche V.2 dan Rampage V.4. Keduanya dirancang dengan karakteristik dan kebutuhan yang berbeda.Jogosala Avalanche V.2 didesain untuk pemain yang mengandalkan kontrol bola dan kecepatan saat bertanding. Sepatu ini akan membantu mengatur tempo permainan di lini tengah dengan daya cengkeram yang mendukung akselerasi dan perubahan arah secara cepat ketika bergerak di sisi lapangan.Sementara itu, Jogosala Rampage V.4 lebih berfokus pada kekuatan dan eksplosivitas gerakan. Sepatu ini dapat mendukung transfer energi saat pemain melakukan akselerasi, berduel memperebutkan bola, hingga melepaskan tendangan dengan kekuatan maksimal.Menariknya, Avalanche V,2 dan Rampage V.4 hadir dengan desain bergaya kasual. Warnanya perpaduan pink dan krem, memberikan tampilan yang berbeda dari sepatu futsal pada umumnya dan masih cocok digunakan di luar lapangan.Product Development Manager PT Vita Nova Atletik, Teguh Sarwoko menyebut, Jogosala sebenarnya dibuat dengan mengadopsi sepatu-sepatu futsal dari Italia. Namun, desain sepatu futsal asal Italia yang memiliki banyak potongan pada bagian upper membuat bobotnya terasa lebih berat. Hal ini mendorong Ortuseight untuk mengembangkan sepatu futsal dengan bobot yang lebih ringan tanpa mengurangi daya cengkramnya.Koleksi Ortuseight Jogosala terbaru. Foto: Nada Meita / kumparan"Desain Jogosala bagian tebalnya cenderung lebih sedikit daripada bagian-bagian yang tipis. Rubber hardness sepatu-sepatu Italia itu kebanyakan 60, tapi kami desain Jogosala di angka 55 yang akan mengurangi berat sepatu, tapi grip-nya tetap terasa," jelas Teguh.Dalam proses pengembangannya, bagian insole Jogosala juga disesuaikan dengan berat rata-rata pemain futsal di Indonesia. Teguh menyebut, teknologi ini membuat Jogosala mendapat respons positif, baik di Tanah Air maupun di sejumlah negara lain, seperti Thailand, Filipina, dan Korea.Dalam kesempatan yang sama, Senior Brand Manager PT Vita Nova Atletik, Yuda Amardika menjelaskan, produk-produk Ortuseight juga mengedepankan kenyamanan para pemain. Hal ini dilatarbelakangi karena ia sering mendengar banyak pemain yang memiliki keluhan di lutut akibat sering memakai sepatu yang tipis."Akhirnya kami coba ciptakan sepatu yang nyaman di lutut, keluarlah Jogosala ini. Walaupun secara looks terlihat tebal, tapi dia (Jogosala) tetap ringan," kata Yuda.Peluncuran Ortuseight Jogosala Spring 2027. Foto: Nada Meita / kumparanMantan pemain futsal profesional, Fachri Reza, pun turut membagikan pengalamannya menggunakan sepatu Jogosala. Ia mengaku membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk menyesuaikan diri dengan sepatu tersebut, karena sebelumnya ia belum pernah menggunakan sepatu futsal dari brand lokal."Awalnya waktu itu nyoba satu bulan, nyocokin di kaki. Sebelumnya enggak pernah pake brand lokal, begitu nemu feel nyamannya di kaki langsung pakai Jogosala terus sampe sekarang. Dulu pake Avalanche. Gue ngerasa makin ke sini kualitasnya juga makin bagus, apalagi yang Volta," jelas Fachri.Selain mengutamakan performa dan kenyamanan, Ortuseight juga memperhatikan aspek keamanan pengguna dalam pengembangan Jogosala. Melalui inovasi ini, Ortuseight berharap Jogosala dapat memberikan kenyamanan sekaligus membantu mengurangi risiko cedera saat bermain futsal, namun tetap nyaman digunakan dalam penggunaan harian.