Andhita Siswandi kembali ke dunia mode, hadirkan koleksi "Adorn" yang berarti mempercantik atau memperindah. Foto: Andhita SiswandiKadang, kita perlu mengambil jeda dari dunia yang dicintai untuk memberi ruang bagi hal-hal lain dalam hidup. Bukan berarti kehilangan arah atau berhenti mencintai, melainkan menunggu waktu yang tepat untuk kembali dengan cerita baru. Seperti yang dilakukan desainer Andhita Siswandi yang akhirnya kembali ke panggung mode setelah enam tahun hiatus.Keputusannya untuk beristirahat dari dunia fesyen bukan karena rasa bosan. Andhita memilih untuk memberi perhatian lebih kepada keluarganya terlebih dahulu. Kini, ia kembali menyapa dunia yang pernah menjadi rumahnya.Sebenarnya, keinginan untuk kembali ke industri mode telah lama terbesit di benak Andhita. Namun, mewujudkan rencana tersebut membutuhkan persiapan yang tidak sebentar. Setelah enam tahun berlalu, ia menyadari bahwa dunia yang dulu dikenalnya telah mengalami banyak perubahan."Industri mode sudah berbeda,” katanya.“Selain penjahit, rekan-rekan perancang, jurnalis mode, sosok panutan mode, dan model semua sudah berbeda,” tambah Andhita dalam rilis yang diterima oleh kumparanWOMAN.Koleksi "Adorn" oleh Andhita Siswandi. Foto: Andhita SiswandiMeski begitu, kepulangan Andhita kali ini terasa seperti perayaan atas kerinduan yang akhirnya menemukan jalannya. Pada Jumat (23/10) di Half Patiunus, ia menyirami tamu yang mengenakan busana nuansa hitam dengan hujan warna-warni dari koleksi Spring/Summer 2027 terbarunya.Koleksi bertajuk “Adorn” ini memiliki arti memperindah atau mempercantik, menjadi bunga harapan Andhita dalam menandai babak baru perjalanan kreatifnya.“Adorn ini kombinasi antara nyaman dan cantik. Ada kemeja yang tentunya nyaman dikenakan, tetapi tetap ada embellishment dan sentuhan unik yang membuatnya jadi tampil beda,” ungkap Andhita.Perjalanan Runway Adorn di Ruang RinduKoleksi "Adorn" oleh Andhita Siswandi. Foto: Andhita SiswandiJejak “Adorn” dibuka dengan deretan busana kasual yang dapat menemani keseharian perempuan, mulai dari kaus hingga kemeja. Meski kasual, Andhita tetap menyisipkan sentuhan khas melalui permainan warna, detail, dan potongan yang unik.Kaus kerah sailor dipadukan dengan celana tartan. Foto: Andhita SiswandiSalah satu contohnya terlihat pada kaus dengan siluet menyerupai polo. Kaus ini hadir dengan kerah sailor yang memberikan sentuhan feminin sekaligus unik. Permainan warna merah, oranye, putih, dan hijau army turut memperkaya tampilannya. Menariknya, kaus penuh warna itu tabrakan dengan celana tartan.Memasuki bagian berikutnya, koleksi ini perlahan menampilkan sisi yang lebih feminin melalui beragam potongan gaun. Mulai dari siluet A-line, layering, hingga potongan fit body, setiap busana menghadirkan karakter yang berbeda. Meski didominasi warna-warni yang mencuri perhatian, terselip pula warna gelap yang memberikan kontras, yakni hitam.Perpaduan pink dan hitam dalam koleksi "Adorn". Foto: Andhita SiswandiPerpaduan warna hitam dan pink mungkin terkesan klasik, tetapi di tangan Andhita, kombinasi ini tampil lebih dramatis. Aksen pita berukuran besar berwarna pink yang membingkai bahu dan leher. Pita tersebut berpadu dengan gaun hitam panjang berpotongan ramping di bagian atas dan melebar di bagian bawah.Sebanyak 50 koleksi yang ditampilkan ini dilengkapi alas kaki dari Rajnik yang dirancang khusus untuk Andhita Siswandi. Ada pula kacamata dari Optik Seis dan aksesori Havilah yang menambah statement pada setiap tampilan.Ada Misi dan Pesan di Balik Comeback Andhita SiswandiKaus yang dirancang oleh Andhita Siswandi untuk korban karhutla. Foto: Andhita Siswandi Tak sekadar menandai kembalinya ke dunia mode, perempuan lulusan LaSalle College of the Arts ini juga menyisipkan misi sosial dalam koleksi terbarunya. Ia merancang kaus bergambar peta Kalimantan yang dihiasi bunga rafflesia arnoldi untuk menggalang dana bagi korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla).Kaus tersebut tersedia dalam dua pilihan warna, hitam dan putih, dengan harga Rp300.000 per buah. Seluruh hasil penjualannya akan didonasikan untuk membantu para korban terdampak. Selain misi sosial, Andhita juga menyelipkan pesan mendalam untuk anak-anaknya melalui momen comeback ini.Saya ingin menyampaikan pesan untuk anak-anak saya, bahwa bekerja dan berkarya itu akan tetap menjadi sebuah pilihan. Bahkan setelah mereka memiliki anak dan berkeluarga," pesannya.