56 Kafilah DKI Jakarta Bakal Berlaga di MTQ Nasional 2026, Pramono Bidik Juara 1

Wait 5 sec.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan sambutan saat pelepasan Kafilah DKI Jakarta untuk mengikuti MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang, Jawa Tengah, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (11/9/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparanGubernur DKI Jakarta Pramono Anung melepas kafilah Provinsi DKI Jakarta yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke-31 di Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (11/9).Sebanyak 56 peserta akan mewakili DKI Jakarta dalam ajang MTQ Nasional yang berlangsung dari 11 hingga 20 September 2026. Peserta akan mengikuti sejumlah cabang perlombaan, di antaranya tahfiz, tilawah, kaligrafi, dan beberapa cabang lainnya.Pram mengaku mendapatkan laporan bahwa DKI Jakarta telah empat kali berturut-turut menjadi juara 2 dalam MTQ Nasional. Ia pun berharap kafilah DKI dapat memperbaiki prestasi tersebut dengan meraih juara 1 pada tahun ini."Saya mendapatkan laporan 4 kali berturut-turut juara 2. Maka untuk itu saya berharap dengan penuh harapan Saudara-Saudara sekalian insyaallah bisa juara 1. Dan memberikan kado bagi Jakarta yang akan menyambut 500 tahun Jakarta,” kata Pram dalam sambutannya, di Balai Kota DKI Jakarta.Menurut dia, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk menunjukkan kemampuan membaca Al-Qur'an. Ia menyebut kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari syiar agama."Bagi saya pribadi MTQ ini bukan sekadar hanya ajang perlombaan menunjukkan kemampuan untuk membaca Al-Qur'an. Tetapi lebih dari itu, ini adalah syiar agama kita," jelas Pram.Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dalam acara Jambore Kader Posyandu Bidang Kesehatan 2026 di The Tavia Heritage, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (11/9). Foto: Pradya Tirta/kumparanDia berpesan kepada seluruh kafilah yang akan berangkat untuk menjaga perilaku selama berada di luar daerah.“Untuk itu perilaku, tindak tanduk, dan sebagainya harap dijaga bersama-sama. Dan sungguh saya berharap bahwa Saudara-Saudara sekalian pulang dengan memberikan kebanggaan bagi masyarakat Jakarta,” kata Pram.Ia berharap para kafilah tidak hanya membawa kebanggaan bagi masyarakat tetapi juga bagi keluarga masing-masing.“Saya pribadi berharap dan mendoakan Saudara-Saudara sekalian selain memberikan kebanggaan bagi Jakarta, bagi warga Jakarta, bagi Pemerintah Jakarta, dan juga tentunya bagi keluarga Saudara-Saudara sekalian yang ditinggalkan," kata Pram.Dia menegaskan akan memberikan apresiasi kepada kafilah yang berhasil membawa Jakarta menjadi juara dan menyambut secara langsung apabila berhasil memperoleh juara pertama.“Dan Saudara-Saudara juara 1, saya minta kepada Pak Fani untuk segera diadakan penyambutan di Balai Kota,” ucap Pram.“Saya akan sambut sendiri kalau juara 1," lanjutnya.