Kendrick Lamar di Grammy Awards ke-68. Foto: Daniel Cole/REUTERS Kolaborasi yang sangat dinanti antara duo kreator South Park, Trey Parker dan Matt Stone, dengan musisi Kendrick Lamar tampaknya harus berjalan lebih lambat dari rencana awal. Proyek film komedi live-action yang telah diumumkan sejak beberapa tahun lalu ini mengalami serangkaian penundaan yang cukup panjang, memicu rasa penasaran sekaligus kekecewaan di kalangan penggemar.Melalui sebuah pernyataan resmi, Trey Parker dan Matt Stone secara terbuka meminta maaf kepada para penggemar serta mitra kerja mereka atas keterlambatan jadwal produksi yang terus berulang. Mereka menjelaskan bahwa fokus pengerjaan serial televisi mereka dan dinamika kehidupan pribadi menjadi faktor utama di balik tersendatnya proyek film ini.“Kami bertanggung jawab penuh atas keterlambatan jadwal film ini,” ungkap mereka seperti dilansir oleh media The Ankler. “Kami meminta maaf kepada mitra kami di pgLang dan Paramount, serta kami sangat mengapresiasi kesabaran mereka. South Park dan berbagai situasi kehidupan telah menghalangi kami, tetapi kami masih sangat memercayai proyek ini.”Proyek kolaborasi ini pertama kali diperkenalkan ke publik pada awal tahun 2022. Saat itu, Kendrick Lamar bersama Dave Free dari label pgLang dipastikan akan bertindak sebagai produser, sementara Trey Parker tidak hanya memproduseri tetapi juga didapuk untuk menyutradarai film komedi bernuansa satir tersebut. Namun, setelah sempat direncanakan rilis pada tahun 2026, jadwal produksi justru kembali mengalami kemunduran.Perubahan Plot Baru dan Keterlibatan Musik Kendrick LamarSelain kendala jadwal, film yang kini sedang diproduksi di bawah bendera Paramount ini juga kabarnya mengalami sedikit pergeseran dari segi konsep cerita. Proyek yang saat ini menggunakan judul kerja Whitney Springs tersebut awalnya direncanakan mengusung kisah satir sejarah tentang seorang pria kulit hitam yang bekerja sebagai pemeran reka ulang sejarah masa perbudakan di sebuah museum hidup.Namun, laporan terbaru menunjukkan adanya penyesuaian alur cerita yang lebih dinamis. Sinopsis terbaru kini berfokus pada dinamika perseteruan antara sang pemeran reka ulang sejarah tersebut dengan seorang wali kota rasis di sebuah kota kecil di wilayah Midwest Amerika Serikat. Naskah film komedi situasi ini ditulis oleh salah satu produser South Park, Vernon Chatman.Meskipun proses syuting sempat tertunda karena kesibukan tur konser Kendrick Lamar, keterlibatan sang musisi dalam aspek kreatif tetap berjalan sangat aktif. Lamar dilaporkan telah merekam beberapa lagu baru secara khusus yang nantinya akan menjadi lagu tema orisinal untuk melengkapi atmosfer komedi satir dalam film tersebut.Langkah Kendrick Lamar berkolaborasi dengan kreator South Park sebenarnya sempat memicu reaksi pro dan kontra di industri hiburan. Salah satu kritik tajam datang dari komedian Andrew Schulz yang menyebut keterlibatan Lamar sebagai bentuk inkonsistensi sikap, mengingat rekam jejak serial kartun tersebut yang sering kali melontarkan lelucon sensitif mengenai komunitas kulit hitam di masa lalu.Di sisi lain, Trey Parker dan Matt Stone sendiri masih harus membagi fokus mereka dengan produksi musim ke-29 dari serial South Park yang dijadwalkan tayang dalam waktu dekat. Kesibukan memproduksi konten satir politik televisi yang terus bergulir secara rutin diakui menjadi salah satu alasan mengapa pengerjaan film layar lebar ini tidak bisa diselesaikan secara instan.