Mentan Pastikan Kelangkaan BBM Tidak Ganggu Distribusi Pangan di Sulsel

Wait 5 sec.

Mentan Amran saat konferensi pers terkait pejabat terindikasi judol di Kantor Kementan, Jakarta pada Senin (31/8/2026). Foto: Argya Maheswara/kumparanMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan fenomena kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) tidak berdampak signifikan terhadap kelancaran distribusi bahan pangan di wilayah Sulawesi Selatan."Mengenai dampak BBM, komoditas pertanian itu pada lokasi strategis posisinya, jadi tidak terlalu terpengaruh," tegas Amran di Makassar, Sabtu (12/9).Amran menjelaskan bahwa komoditas pertanian menduduki prioritas strategis dalam kebijakan pemerintah. Karena itu, jalur distribusinya mendapat perhatian khusus guna memastikan ketersediaan pasokan pangan masyarakat tetap aman dan terjamin.Menurutnya, kelancaran distribusi dari sentra-sentra produksi menuju pasar maupun kawasan konsumen merupakan kunci utama dalam menjaga pasokan pangan. Masyarakat di Sulawesi Selatan pun diminta untuk tidak khawatir berlebihan terhadap potensi kelangkaan pasokan.Sulawesi Selatan sendiri memegang peranan vital sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Provinsi ini menjadi penyokong utama komoditas beras, jagung, hingga produk hortikultura, baik untuk pemenuhan kebutuhan daerah maupun penyuplai wilayah lain di Indonesia.Mentan menegaskan pemerintah berkomitmen menjaga keberlangsungan sektor pertanian secara menyeluruh, mulai dari rantai produksi hingga jaringan distribusi. Langkah ini penting untuk mempertahankan stabilitas harga pangan di tingkat konsumen."Kita ingin memastikan pangan tetap tersedia dan distribusinya berjalan," pungkas Amran sembari berharap dukungan terhadap sektor pertanian terus diperkuat secara berkelanjutan.