Gaji Menteri Singapura Akhirnya Naik, 14 Tahun Usai Pemangkasan

Wait 5 sec.

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong. Foto: Vincent Thian/POOL/AFPPerdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong berencana menaikkan gaji para menterinya. Kebijakan itu diambil setelah pemerintahannya menerima rekomendasi komite independen yang mengusulkan kenaikan gaji sejumlah pejabat.Dengan diterimanya usulan itu membuat gaji pejabat politik di Negeri Singa menjadi salah satu tertinggi di dunia.Dalam pernyataannya di parlemen pada Selasa (8/9), Wong mengatakan gaji seorang menteri junior nantinya dapat mencapai 1,8 juta dolar Singapura (SGD) atau sekitar Rp 25,1 miliar per tahun. Sementara gaji perdana menteri akan naik menjadi SGD 3,6 juta atau sekitar Rp 50,2 miliar per tahun.Namun, kenaikan tersebut tidak akan langsung membawa gaji menteri junior ke angka SGD 1,8 juta. Wong mengatakan penyesuaian awal akan dilakukan satu kali dengan kenaikan maksimal 9 persen.Dengan penyesuaian tersebut, gaji seorang menteri junior akan menjadi sekitar SGD 1,2 juta atau Rp 16,7 miliar per tahun terlebih dulu. "Perubahan selanjutnya akan didasarkan pada kinerja individu serta tanggung jawab yang diemban," kata Wong, seperti dikutip dari Reuters.Isu SensitifKebijakan kenaikan gaji pejabat politik merupakan isu sensitif di Singapura. Sebagai perbandingan, pendapatan bulanan median masyarakat Singapura pada 2025 tercatat sekitar SGD 5.775 atau Rp 80,6 juta.Wong mengatakan kenaikan gaji tersebut bukan semata-mata persoalan pendapatan, tetapi berkaitan dengan upaya pemerintah memastikan Singapura memiliki pemimpin politik berkualitas."Ini bukan hanya persoalan gaji. Pada akhirnya, ini adalah tentang apakah Singapura akan terus memiliki kualitas kepemimpinan politik yang kita butuhkan untuk membawa negara kita maju dan melayani warga Singapura dengan baik di tahun-tahun mendatang," ujar Wong.Wong Sumbangkan GajiUntuk meredam kekhawatiran publik, Wong mengatakan dirinya akan menyumbangkan seluruh kenaikan gajinya selama lima tahun ke depan untuk kegiatan amal. Total sumbangan tersebut diperkirakan mencapai SGD 1,4 juta atau sekitar Rp 19,5 miliar.Pemerintah Singapura selama ini mempertahankan gaji pejabat yang tinggi dengan alasan untuk menarik talenta terbaik ke pemerintahan sekaligus mencegah korupsi.Singapura dikenal memiliki tingkat korupsi yang relatif rendah. Kasus korupsi yang melibatkan pejabat senior juga tergolong jarang.Sistem Penggajian SingapuraSistem penggajian pejabat Singapura menggunakan pendapatan 1.000 warga Singapura dengan penghasilan tertinggi sebagai salah satu tolok ukur. Pemerintah beralasan kelompok tersebut mencerminkan kualitas dan kemampuan yang diharapkan dari orang-orang yang dibutuhkan untuk menjalankan pemerintahan.Gaji politikus Singapura terakhir kali disesuaikan pada 2012. Saat itu, pemerintah memangkas gaji para menteri hingga 36 persen untuk meredam ketidakpuasan publik terhadap besarnya pendapatan pejabat.Pada 2017, pemerintah kembali melakukan peninjauan terhadap sistem penggajian pejabat. Namun, saat itu pemerintah memilih tidak menerapkan rekomendasi komite untuk menaikkan gaji.Dengan kenaikan terbaru, gaji tahunan Perdana Menteri Singapura tetap jauh di atas sejumlah pemimpin negara lain. Sebagai perbandingan, gaji tahunan kepala eksekutif Hong Kong sekitar USD 719 ribu atau Rp12,7 miliar, Presiden Swiss sekitar USD 606 ribu atau Rp 10,7 miliar, Perdana Menteri Inggris sekitar USD 230 ribu atau Rp 4,1 miliar, sedangkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sekitar USD 400 ribu atau Rp 7,1 miliar.