Pengeroyokan 5 Pekerja Proyek di Benoa Bali, 1 Orang Tewas

Wait 5 sec.

Pemeriksaan TKP pengeroyokan 5 orang pekerja proyek di Benoa oleh pihak kepolisian. Foto: Dok. Polresta DenpasarKeributan terjadi di bedeng pekerja proyek yang terletak di Sawangan, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Badung, Bali. Dalam kejadian tersebut, sebanyak satu orang tewas dunia dan 4 lainnya mengalami luka-luka.Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (6/9) pukul 23.00 WITA. Korban terdiri atas 5 orang laki-laki berinisial AW (24), YK (19), RBB (22), SRM (24), dan FRM (20).“Kejadian baru dilaporkan pada Kamis (10/9) di SPKT Polsek Kuta Selatan. Saat ini, Polsek Kuta Selatan tengah melakukan penyelidikan terkait dengan kejadian tersebut,” kata Adi dalam keterangannya yang diterima pada Sabtu (12/9).Kejadian bermula ketika korban berinisial YK hendak pergi ke kamar mandi. Saat itu, korban tidak sengaja menyenggol seng sehingga menimbulkan suara yang keras.Pemeriksaan TKP pengeroyokan 5 orang pekerja proyek di Benoa oleh pihak kepolisian. Foto: Dok. Polresta DenpasarKorban lantas dihampiri oleh salah satu satpam yang menanyainya tentang kejadian tersebut. Namun, setelah korban menjelaskan situasinya, satpam tersebut menyebutnya banyak alasan dan meminta korban memanggil teman-temannya yang lain.Tidak berselang lama, teman korban yang berinisial AW terbangun dari tidurnya karena keributan. Dia lantas menghampiri korban sambil membawa pisau, serta menjelaskan kepada satpam bahwa teman-temannya tidak pernah membuat keributan.“Mendengar perkataan tersebut, beberapa pekerja yang ada di sekitar kejadian marah dan melakukan pemukulan terhadap saksi dan teman-temannya. Saksi dan teman-temannya diamankan di pos satpam dalam keadaan luka-luka,” ujar Adi.Sementara itu, berdasarkan keterangan satpam berinisial IKTR (22), peristiwa terjadi saat dia sedang melakukan patroli di area bedeng buruh. Dia mendengar suara pukulan pada dinding seng di sekitar toilet dan menegur seorang pekerja.Namun, teguran tersebut berkembang menjadi keributan sehingga situasi memanas. Di tengah situasi tersebut, seorang pekerja datang dari lantai 2 sambil membawa pisau dan menodongkannya kepada IKTR.“Aksi tersebut kemudian memicu keributan yang melibatkan sejumlah orang di lokasi,” terang Adi.Pemeriksaan TKP pengeroyokan 5 orang pekerja proyek di Benoa oleh pihak kepolisian. Foto: Dok. Polresta DenpasarAkibat kejadian tersebut, AW meninggal dunia dan disemayamkan di RSUP Prof. Ngoerah Denpasar. Orang tua dari korban telah mengajukan persetujuan untuk dilakukannya autopsi. Semula, AW mengalami luka pada bibir, mata, pipi, tangan kanan, dan kaki kiri, serta sempat menjalani perawatan di rumah sakit.Empat korban lainnya juga dilaporkan mengalami sejumlah luka dan dirawat di RSUP Prof. Ngoerah Denpasar untuk mendapatkan penanganan medis.Saat ini, polisi telah mengamankan 1 buah pisau dan 2 potongan besi pipa sebagai barang bukti. Polisi juga masih mengidentifikasi pelaku yang terlibat dalam kejadian tersebut.“Sat Reskrim Polresta Denpasar dan Polsek Kuta Selatan telah mengamankan 11 orang untuk dimintai keterangan sebagai saksi,” kata Adi.