Sebanyak 69 penumpang kapal Virgo Transport 8 tiba di pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Minggu (13/9/2026). Foto: kumparanSeorang penumpang KM Virgo Transport 8, Rinto Arahab, menceritakan detik-detik kapal yang ditumpanginya mengalami insiden hingga terbalik di tengah laut.Rinto mengatakan kejadian bermula sekitar lima jam setelah kapal berangkat dari Tanjung Perak, Surabaya, menuju Samarinda. Sekitar pukul 02.00 dini hari, dia mendengar suara seperti besi patah.“Itu kejadiannya sekitar jam 2 dini hari. Itu kapal oleng sebelah kiri,” kata Rinto, Minggu (13/9).Sekitar dua menit setelah kapal mulai oleng, Rinto keluar untuk mencari pelampung atau life jacket. Dia kemudian bertahan di sisi kapal hingga kapal tersebut terbalik.“Terus saya bertahan di pinggir kapal sampai kapal itu sempat jatuh juga. Jatuh, terus saya naik ke atas kapal terbalik itu,” ujarnya.Saat kejadian, kondisi laut disebut Rinto cukup buruk. Dia mengatakan tinggi gelombang mencapai lebih dari 2 meter.“Ombaknya tinggi, sekitar 2 meter lebih tinggi,” kata Rinto.Terombang-ambing 4 JamSetelah kapal terbalik, Rinto bersama penumpang lainnya terombang-ambing di laut selama sekitar empat jam. Dia kemudian diselamatkan oleh sebuah kapal tugboat pengangkut batu bara yang melintas di sekitar lokasi.“Empat jam, Pak,” ujarnya saat ditanya berapa lama dirinya terombang-ambing di laut.Menurut Rinto, ada sekitar 15 orang yang berada bersamanya saat itu. Namun, hanya 8 orang yang kemudian ditemukan dan diselamatkan oleh tugboat tersebut.“Kami kan 15 orang, tapi yang ditemukan cuma 8 orang, Pak,” katanya.Rinto mengaku saat berada di tengah laut, dirinya hanya bisa pasrah dan berdoa agar mendapat keselamatan.“Ya perasaannya campur. Pasrah saja. Saat-saat itu kan sudah pasrah. Minta sama Allah, ya kan, berdoa, mohon keselamatan,” tuturnya.Petugas gabungan mengevakuasi penumpang kapal motor penumpang (KMP) Virgo Transport 8 yang tiba menggunakan kapal MV Haida di Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTORinto juga mengalami luka akibat benturan saat proses penyelamatan dari kapal yang terbalik tersebut.“Luka ini karena benturan,” ujarnya.KM Virgo Transport 8 sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Minggu (13/9). Kapal tersebut membawa total 243 penumpang dan awak kapal.Laporan hilang kontak diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin dari Yoel Rihi, General Manager PT Virgo.Berdasarkan laporan awal, kapal terakhir diketahui berada di perairan Laut Jawa. Kapal diduga menghadapi cuaca buruk sebelum komunikasi dengan kapal terputus sekitar pukul 02.00 WITA.Sudah ada 69 penumpang selamat yang berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Banjarmasin.