Operasi SAR gabungan memasuki hari keempat untuk mencari rombongan wartawan yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten, Jumat (11/9). Foto: Dok. Basarnas BantenTim SAR gabungan menemukan sejumlah barang saat melakukan pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga anak buah kapal (ABK) yang hilang di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau.Memasuki hari keenam pencarian, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI Angkatan Laut, dan Polri menemukan dua terpal, satu galon, serta sebuah life jacket dalam penyisiran di sejumlah wilayah perairan, Minggu (13/9/2026).Salah satu terpal ditemukan oleh Kapal Basarnas RIB 02 Lampung. Kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Muara Pilu, Bakauheni, untuk melakukan pencarian di sejumlah lokasi, mulai dari Tanjung Tua, Pulau Sebesi, Gunung Anak Krakatau, hingga Pulau Sanghyang.Kapal yang membawa delapan personel SAR itu menemukan terpal di titik koordinat 6°2.620' LS dan 105°41.225' BT. Tidak jauh dari lokasi penemuan terpal, tim juga menemukan satu galon.Barang-barang tersebut kemudian dibawa dan diserahkan ke Posko Pencarian di Pantai Marina, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.Sementara itu, satu terpal lainnya berwarna biru dengan sisi berwarna oranye ditemukan oleh KRI Gilimanuk. Selain itu, KAL Anyer menemukan sebuah life jacket berwarna oranye.Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Banten, Al Amrad, mengatakan seluruh barang yang ditemukan dalam operasi pencarian akan diserahkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.“Berkaitan dengan barang-barang yang ditemukan tersebut, barang-barang tersebut akan dikumpulkan dan nantinya diserahkan kepada yang berwenang untuk mengidentifikasi, dalam hal ini rekan-rekan dari kepolisian,” ujar Al Amrad di Posko Pencarian Pantai Marina Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.Sejumlah personel Basarnas menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) bersama dua kapal relawan melakukan pencarian jurnalis dan awak kapal yang hilang kontak di Carita, Pandeglang, Banten, Minggu (13/9/2026). Foto: Puspa Perwitasari/ANTARA FOTOAl Amrad menambahkan, hasil pemeriksaan dan identifikasi nantinya akan menjadi bahan untuk menentukan keterkaitan barang-barang tersebut dengan delapan orang yang masih dalam pencarian.