Pelni Pastikan Operasional Kapal Tetap Berjalan Saat Gunung Anak Krakatau Erupsi

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) memastikan operasional kapal tetap berjalan di tengah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).Sekretaris Perusahaan Pelni Ditto Pappilanda mengatakan Pelni terus memantau perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau. Pelni juga memprioritaskan keselamatan penumpang dan kelancaran operasional kapal."Pelni terus memantau perkembangan situasi serta memastikan aspek keselamatan dan kelancaran operasional kapal tetap menjadi prioritas dalam melayani masyarakat," kata Ditto saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.Ditto mengatakan masyarakat dapat menggunakan transportasi laut Pelni sebagai alternatif perjalanan antarkota di tengah penyesuaian operasional penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau."Dalam situasi seperti ini, Pelni berupaya memastikan konektivitas masyarakat tetap tersedia melalui transportasi laut," ujarnya.Ditto mengajak masyarakat yang membutuhkan perjalanan dari Jakarta untuk mempertimbangkan kapal Pelni sebagai alternatif. Ia juga meminta calon penumpang mengecek jadwal keberangkatan dan ketersediaan tiket sebelum melakukan perjalanan.Jadwal Kapal Pelni dari Tanjung Priok September 2026Pelni menyediakan sejumlah kapal dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menuju berbagai daerah. Kapal tersebut antara lain KM Nggapulu, KM Gunung Dempo, KM Labobar, KM Dobonsolo, dan KM Dorolonda.Pelni juga terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk menjaga kelancaran layanan transportasi laut."Pelni terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk memastikan layanan transportasi laut berjalan dengan baik," kata Ditto.Pelni mengimbau calon penumpang mengecek jadwal dan ketersediaan tiket melalui kanal resmi sebelum berangkat. Pelni dapat mengubah jadwal kapal sesuai kondisi operasional dan perkembangan situasi di lapangan.Berikut jadwal kapal Pelni dari Cabang Jakarta pada 7-30 September 2026:1. KM Nggapulu Voyage 17KM Nggapulu tiba di Pelabuhan Tanjung Priok pada 7 September 2026 pukul 15.00 WIB dan berangkat pada 8 September 2026 pukul 20.00 WIB.KM Nggapulu melayani rute Surabaya-Makassar-Baubau-Namlea-Ambon-Ternate-Bitung.2. KM Gunung Dempo Voyage 16KM Gunung Dempo tiba di Tanjung Priok pada 8 September 2026 pukul 00.01 WIB dan berangkat pada pukul 10.00 WIB.KM Gunung Dempo melayani rute Surabaya-Makassar-Sorong-Manokwari-Wasior-Nabire-Jayapura.3. KM Dorolonda Voyage 17KM Dorolonda tiba di Tanjung Priok pada 10 September 2026 pukul 08.00 WIB dan berangkat kembali pada hari yang sama pukul 15.00 WIB.KM Dorolonda melayani rute Batam-Tanjung Balai Karimun-Belawan.4. KM Labobar Voyage 17KM Labobar tiba di Tanjung Priok pada 16 September 2026 pukul 20.00 WIB dan berangkat pada 17 September 2026 pukul 13.00 WIB.KM Labobar melayani rute Surabaya-Makassar-Baubau-Ambon-Banda-Tual-Dobo-Kaimana-Fakfak.5. KM Dobonsolo Voyage 16 Rute BKM Dobonsolo tiba di Tanjung Priok pada 17 September 2026 pukul 13.00 WIB dan berangkat pada 18 September 2026 pukul 01.00 WIB.KM Dobonsolo melayani rute Surabaya-Makassar-Baubau-Sorong-Manokwari.6. KM Nggapulu Voyage 18KM Nggapulu tiba di Tanjung Priok pada 21 September 2026 pukul 15.00 WIB dan berangkat pada 22 September 2026 pukul 18.00 WIB.KM Nggapulu melayani rute Surabaya-Makassar-Baubau-Namlea-Ambon-Ternate-Bitung.7. KM Gunung Dempo Voyage 17KM Gunung Dempo tiba di Tanjung Priok pada 23 September 2026 pukul 04.00 WIB dan berangkat pada hari yang sama pukul 18.00 WIB.KM Gunung Dempo melayani rute Surabaya-Makassar-Sorong-Manokwari-Wasior-Nabire-Jayapura.8. KM Labobar Voyage 18KM Labobar tiba di Tanjung Priok pada 30 September 2026 pukul 20.00 WIB. Pelni masih menunggu penetapan emplooi untuk menentukan jadwal keberangkatan kapal.Pelni mengingatkan calon penumpang untuk mengecek kembali jadwal kapal melalui kanal resmi sebelum melakukan perjalanan. Pelni dapat menyesuaikan jadwal keberangkatan berdasarkan kondisi operasional dan perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau. (*)