Kepala Badan Komunikasi (Bakom) pemerintah Muhammad Qodari menyatakan Desil merupakan instrumen untuk memetakan tingkat kesejahteraan relatif masyarakat dan menjadi salah satu rujukan penting dalam penentuan sasaran program. Kendati demikian, Desil bukan penentu tunggal seseorang menerima atau tidak menerima bansos.