Ilustrasi bubur manis di Indonesia. Foto: ShutterstockGerobak-gerobak bubur ayam memang punya pamor tersendiri di pagi hari, namun semangkuk bubur manis di Indonesia juga tak kalah saing sebagai pengisi perut yang kosong. Apalagi bila kamu berkunjung ke daerah Jawa, bubur bercita rasa manis justru lebih banyak diburu saat sarapan.Di beberapa tempat, kamu bahkan harus antri terlebih dahulu demi mencicipi bubur manis. Jenisnya pun beragam, mulai dari bubur candil, bubur jagung, hingga bubur lemu.Tapi, pernahkah kamu bertanya mengapa banyak bubur di Indonesia justru bercita rasa manis? Berbeda dengan bubur ayam yang cenderung sama di setiap daerah, bubur manis di Indonesia justru punya ciri khas masing-masing sesuai tempat asalnya.Kenapa Ada Bubur Manis di Indonesia?Bubur manis banyak ditemukan di daerah Jawa dan biasanya dikenal sebagai 'jenang'. Sejak zaman dahulu, jenang ini menjadi bagian dari tradisi yang hadir dalam acara-acara adat. Selain sebagai konsumsi orang-orang yang terlibat dalam acara, jenang tersebut juga akan dibagikan ke ribuan warga.Ilustrasi bubur manis di Indonesia. Foto: ShutterstockSejarawan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Heri Priyatmoko menyebut, jenang juga dibuat untuk berbagai kebutuhan ritual adat. Misalnya, Jenang Procot yang dibuat untuk mendoakan keselamatan bayi saat usia kehamilan ibu mencapai 9 bulan.Di sisi lain, jenang atau bubur manis ini tidak menggunakan teknik pembuatan maupun penyajian yang rumit. Biasanya hanya menggunakan tepung beras atau ketan yang dimasak dengan santan, disiram gula jawa, lalu disajikan dalam wadah biasa.Hal inilah yang membuat jenang cocok untuk dijadikan konsumsi dalam berbagai kegiatan masyarakat Jawa, selain sebagai sesaji ritual adat atau selamatan. Sebarannya pun meluas seiring waktu, sehingga banyak daerah-daerah lain di Indonesia yang memiliki jenang versi mereka sendiri.5 Jenis Bubur Manis di IndonesiaDengan berbagai tradisi dan budaya, bubur manis yang tersebar di Indonesia pun punya ciri khas tersendiri. Perbedaan bahan, cara pengolahan, hingga penggunaan pemanis membuat setiap daerah memiliki sajian bubur dengan karakter yang berbeda.Ilustrasi bubur manis di Indonesia. Foto: ShutterstockMeskipun begitu, ada 5 jenis bubur manis yang bisa dibuat di rumah kok! Bahannya mudah ditemukan dan pastikan kamu menggunakan Frisian Flag GOLD agar bubur manis buatanmu makin terasa nikmat.Dibuat dengan susu segar, Frisian Flag GOLD juga mengandung zat gizi makro seperti protein, karbohidrat dan lemak; sumber 9 Vitamin (Vitamin A, D3, E, B1, B2, B3, B6, B12 dan C); dan Mineral (Kalsium, Kalium, Fosfor, Selenium, Mangan dan Iodium).Nah, ini dia 5 jenis bubur manis yang bisa dibuat dengan Frisian Flag GOLD.1. Bubur SumsumBisa dibilang, bubur sumsum jadi bubur manis paling tua di Indonesia. Bubur inilah yang hadir di tradisi-tradisi Jawa sejak zaman dahulu.Terdiri dari bubur putih bertekstur lembut yang disiram saus gula, perpaduan rasa manis dan gurihnya membuat bubur sumsum disukai oleh segala usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.2. Bubur CandilBiasa dikenal juga dengan biji salak, bubur candil berbentuk bulatan kecil bertekstur lembut dan disajikan dengan saus santan. Selain dari tepung ketan, ada pula bubur candil yang dibuat dari campuran tepung ketan dan ubi manis.3. Bubur Jagung ManisJagung manis segar direbus bersama santan, gula pasir, dan daun pandan membuat bubur ini memiliki aroma harum yang menggoda selera. Kandungan serat pada jagung juga menjadikannya sajian yang dapat mendukung kesehatan pencernaan serta memberi energi tambahan bagi tubuh.4. Bubur Sagu MutiaraWarnanya yang cantik membuat bubur sagu mutiara disukai anak-anak. Bercita rasa manis dengan tekstur kenyal, bubur manis ini terbuat dari sagu mutiara kering yang direbus bersama air gula hingga mengembang. Selain disajikan bersama santan gurih, tak jarang pula bubur mutiara dikombinasikan bersama kolak, bubur candil, hingga es campur.5. Bubur Lemu PandanMirip seperti bubur sumsum, bubur lemu pandan mempunyai warna hijau dengan tekstur yang lembut. Beberapa daerah ada yang menyajikannya polos, ditambah gula merah, atau diberi irisan nangka dan sesendok sagu mutiara.Jadi, mau buat bubur manis apa hari ini? Untuk resep-resep bubur manis lainnya, kamu bisa cek di sini ya!