Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melanjutkan koreksi pada perdagangan Jumat (11/9). IHSG ditutup melemah pada level 6.589,34 (-1,33 persen) di perdagangan Kamis (10/9).Analis Phintraco Sekuritas melihat perdagangan Kamis (10/9), IHSG setelah sempat menguat hingga level 6,712. IHSG ditutup di bawah level MA5 dan MA10. Sedangkan indikator MACD dan Stochastic RSI membentuk Death Cross.“Sehingga diperkirakan IHSG akan menguji level MA20 di 6,525. Jika break dari level tersebut, berpeluang menguji level support selanjutnya di 6,460-6,500,” tulis analis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Jumat (11/9).Dari sisi fundamental, sentimen negatif utama berasal dari pelemahan mayoritas indeks di bursa Asia serta harga minyak Brent yang menguat di atas level USD 102 per barel akibat memanasnya konflik AS-Iran.Investor juga turut menantikan hasil pertemuan European Central Bank (ECB) yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga, serta dirilisnya data inflasi PPI yang diproyeksikan meningkat.Sementara itu, rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,2 persen ke level Rp 17.547 per dolar AS pada perdagangan Kamis (10/9). Pelemahan rupiah ini disebabkan oleh kekhawatiran akan melebarnya defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) seiring dengan kenaikan harga minyak.Analis MNC Sekuritas memperkirakan pergerakan IHSG masih didominasi oleh tekanan jual. Secara teknikal, indikator MACD dan Stochastic RSI membentuk Death Cross, serta posisi IHSG ditutup di bawah level MA5 dan MA10.“Posisi IHSG saat ini, kami perkirakan masih berada pada bagian dari wave v dari wave (c), meskipun terkoreksi diperkirakan akan menguji 6,505-6,584. Area penguatan IHSG diperkirakan berada di 6,737-6,837,” tulis analis MNC Sekuritas dalam risetnya, Jumat (11/9).MNC Sekuritas merekomendasikan saham CDIA, DEWA, UNTR, dan AADI untuk diperhatikan sepanjang perdagangan Jumat (11/9).##########Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.