Toyota Rush GR Sport di GIIAS 2021 Foto: Muhammad Ikbal/kumparanPasar Low SUV (LSUV) di Indonesia sepanjang periode Januari hingga Juli 2026 masih didominasi oleh pemain lama. Meskipun gempuran model-model baru berfitur modern terus bermunculan, duo kembar Toyota Rush dan Daihatsu Terios terbukti masih tangguh.Ini berkaca dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Toyota Rush berhasil mengumpulkan total distribusi sebesar 18.572 unit dalam tujuh bulan pertama 2026 berjalan. Sementara itu, Daihatsu Terios mengekor kokoh di posisi kedua dengan total pasokan 8.613 unit. Ketahanan performa penjualan model yang terbilang gaek ini tak lepas dari beberapa faktor yang ditawarkan model kembar tersebut.Marketing Planning and Sales Operator Support Department Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI DSO), Tri Mulyono, mengungkapkan bahwa segmen SUV medium berkarakter tangguh masih memikat daya tarik masyarakat luas.Daihatsu Terios Facelift. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan"Fenomena SUV Medium masih cukup kuat di mata masyarakat sebagai kendaraan yang adventure dan bisa dipakai di segala medan dan hal ini berdampak pada model Terios yang dimiliki oleh Daihatsu," kata Tri kepada kumparan, Selasa (8/9/2026).Tri menjelaskan bahwa keunggulan sistem penggerak RWD (Rear Wheel Driver) serta kepastian nilai jual kembali menjadi salah satu pendorong utama kestabilan angka permintaan Terios di pasaran hingga saat ini."Model ini cukup stabil memberikan kontribusi 1200-an unit per bulan (retail) terhadap penjualan nasional Daihatsu. Penggerak RWD dari hasil survei masih cukup menjadi faktor yang diperhatikan oleh customer dalam memutuskan pembeliannya, selain harga jual, layanan purna jual dan resale value," paparnya.Melihat dinamika dari bulan ke bulan selama 2026, Toyota Rush mengawali Januari dengan 2.345 unit, lalu melonjak drastis 48,3 persen ke angka 3.478 unit di Februari. Sempat terkoreksi 35,2 persen menjadi 2.252 unit pada Maret, sebelum rebound 27,4 persen ke 2.871 unit di April, lalu melandai tipis di Mei (2.704 unit), Juni (2.374 unit), dan ditutup menguat 7,3 persen di Juli dengan 2.548 unit.Seremoni penyerahan simbolis 26 unit Suzuki XL7 ke konsumen di Jakarta, Sabtu (15/8/2026). Foto: Sena Pratama/kumparanDi sisi lain, Daihatsu Terios menunjukkan tren pertumbuhan konsisten sejak awal tahun. Mengawali Januari di angka 946 unit, Terios naik 29,9 persen pada Februari (1.229 unit), terkoreksi tipis ke 1.038 unit pada Maret, lalu merangkak naik berturut-turut di April (1.250 unit), Mei (1.285 unit), Juni (1.407 unit), hingga menyentuh puncaknya di Juli dengan 1.458 unit (naik 3,6 persen dari Juni).Peringkat ketiga diisi oleh Suzuki XL7 dengan total wholesales 6.729 unit. Penjualan XL7 bergerak dinamis mulai dari Januari (786 unit), melambung 45,2 persen di Februari (1.142 unit), turun ke 887 unit di Maret, naik ke 1.283 unit di April, merosot berturut-turut pada Mei (828 unit) dan Juni (801 unit), hingga kembali melonjak 24,8 persen menyentuh 1.000 unit pada Juli.Mitsubishi Xpander Cross menempati posisi keempat dengan raihan 4.132 unit. Setelah mencatat pasokan 645 unit di Januari dan naik ke 848 unit pada Februari, volumenya sempat merosot tajam hingga menyentuh titik terendah 58 unit di bulan Mei, sebelum akhirnya melonjak signifikan hingga 1.057 unit pada Juli 2026.Adapun Hyundai Stargazer X berada di posisi kelima dengan mengandalkan total pasokan 2.460 unit. Kinerja distribusinya relatif stabil di kisaran 260–356 unit pada periode Januari hingga Juni, sebelum akhirnya mencatatkan lonjakan penjualan drastis sebesar 135,5 persen menjadi 702 unit pada Juli 2026.Posisi juru kunci ditempati Honda BR-V yang hanya mampu membukukan wholesales sebanyak 717 unit selama Januari–Juli 2026. Pergerakannya cenderung melambat di bawah angka 150 unit per bulan, mulai dari Januari (89 unit), Februari (87 unit), Maret (82 unit), April (134 unit), Mei (105 unit), Juni (101 unit), dan Juli (119 unit).Penjualan wholesales LSUV Januari-Juli 2026Toyota Rush (18.572 unit)Januari: 2.345 unitFebruari: 3.478 unitMaret: 2.252 unitApril: 2.871 unitMei: 2.704 unitJuni: 2.374 unitJuli: 2.548 unit.Daihatsu Terios (8.613 unit)Januari: 946 unitFebruari: 1.229 unitMaret: 1.038 unitApril: 1.250 unitMei: 1.285 unitJuni: 1.407 unitJuli: 1.458 unit.Suzuki XL7 (6.729 unit)Januari: 786 unit Februari: 1.142 unitMaret: 887 unitApril: 1.283 unitMei: 828 unitJuni: 801 unitJuli: 1.000 unit.Mitsubishi Xpander Cross (4.132 unit)Januari: 645 unitFebruari: 848 unitMaret: 579 unitApril: 369 unitMei: 58 unitJuni: 576 unitJuli: 1.057 unit.Hyundai Stargazer X (2.460 unit)Januari: 304 unitFebruari: 356 unitMaret: 260 unitApril: 276 unitMei: 264 unitJuni: 298 unitJuli: 702 unit.Honda BR-V (717 unit) Januari: 89 unitFebruari: 87 unitMaret: 82 unitApril: 134 unitMei: 105 unitJuni: 101 unitJuli: 119 unit.PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi meluncurkan new Mitsubishi Xpander dan Mitsubishi Xpander Cross di Jakarta, Jumat (16/5/2025). Foto: Sena Pratama/kumparanPenjualan wholesales LSUV terlaris (2021-2025)Toyota Rush2021: 52.553 unit2022: 44.991 unit2023: 39.340 unit2024: 31.753 unit2025: 29.803 unit.Daihatsu Terios2021: 18.996 unit2022: 24.825 unit2023: 24.226 unit2024: 17.800 unit2025: 15.157 unit.Suzuki XL72021: 16.090 unit2022: 14.540 unit2023: 15.813 unit2024: 15.388 unit2025: 13.387 unit.Mitsubishi Xpander Cross2021: 24.341 unit2022: 16.295 unit2023: 18.104 unit2024: 13.023 unit2025: 8.761 unit.Honda BR-V2021: 2.949 unit2022: 26.677 unit2023: 18.195 unit2024: 9.156 unit2025: 4.213 unit.Hyundai Stargazer X 2023: 2.850 unit 2024: 4.192 unit2025: 3.090 unit.