Bawa Teror Bencana Kosmik, Film Sci-Fi 'HOPE' Karya Na Hong-jin Siap Guncang Bioskop lewat Makhluk Misterius!

Wait 5 sec.

Setelah 10 tahun berlalu sejak The Wailing (2016), sutradara Korea Selatan Na Hong-jin akhirnya kembali ke belakang kamera untuk menggawangi film terbarunya, HOPE. 🎬Kali ini, ia membawa cerita dengan skala yang jauh lebih besar, mulai dari desa terpencil, makhluk misterius, hingga ancaman yang perlahan berkembang menjadi bencana berskala kosmik.Dengan memadukan elemen sci-fi, thriller, aksi, dan monster movie dalam satu cerita, film berdurasi sekitar 156 menit ini juga sukses mencuri perhatian sejak pemutaran perdananya di Festival Film Cannes 2026.Kalau kamu penasaran seperti apa teror yang dibawa Na Hong-jin kali ini, yuk, kenalan lebih dekat dengan HOPE! 🚀Desa Terpencil Mendadak Jadi Medan PertarunganSource: IMDbCerita HOPE berlangsung di Hopo Port, sebuah desa terpencil di Korea Selatan yang berada dekat kawasan Demilitarized Zone (DMZ). Kehidupan warga yang awalnya berjalan tenang mendadak berubah setelah muncul laporan tentang makhluk misterius di sekitar desa.Kepala pos polisi setempat, Bum-seok (Hwang Jung-min), bersama petugas muda Sung-ae (Jung Ho-yeon), harus menjaga warga yang terjebak dalam situasi kacau. Di sisi lain, Sung-ki (Zo In-sung) dan sejumlah warga pergi ke pegunungan untuk memburu makhluk tersebut. Kehadiran makhluk asing itu kemudian membuka rangkaian peristiwa yang semakin besar. Keadaan semakin genting ketika kebakaran hutan membuat jalur komunikasi terputus dan bala bantuan dialihkan untuk menangani kebakaran. Para warga yang awalnya memburu makhluk misterius justru berubah menjadi target buruan.Dari sini, HOPE mulai bermain dengan rasa penasaran. Sebagai penonton, kamu akan diajak mengikuti upaya warga memahami sesuatu yang belum mereka kenali, sambil perlahan melihat bagaimana sebuah kejadian kecil bisa berkembang menjadi ancaman yang jauh lebih besar.Sebelum tenggelam dalam ketegangan filmnya, kamu bisa menyaksikan trailer-nya terlebih dahulu di sini!Punya Visual yang Memanjakan MataDalam penggarapan film ini, Na Hong-jin kembali bekerja sama dengan sinematografer Hong Kyung-pyo, yang sebelumnya menggarap film-film seperti Parasite (2019) dan Burning (2018). Dengan latar desa terpencil, pegunungan, kebakaran hutan, dan situasi yang terus berubah, HOPE punya ruang yang luas untuk memainkan skala visual. Permainan kamera bergerak mengikuti karakter dalam situasi yang serba cepat, mulai dari pengejaran di jalan, perjalanan di tengah hutan, hingga kekacauan yang terjadi di sekitar desa. Sejumlah ulasan dari Cannes juga menyoroti penggunaan tracking shot dan perspektif lebar yang membuat adegan aksi terasa lebih dekat dengan penonton.Selain kemasan visualnya yang menjanjikan, film ini juga digarap dengan unsur lain yang saling melengkapi. Misalnya saja, ketegangan yang coba diungkap dalam film ini turut dibangun lewat suara, situasi, dan reaksi para karakter sebelum penonton benar-benar mendapatkan gambaran utuh tentang ancaman yang mereka hadapi.Dari sana, atmosfer film HOPE terasa seperti perpaduan antara monster movie klasik dengan film aksi modern. Ada ketegangan, kekacauan, humor gelap, hingga adegan pertempuran yang dirancang untuk memberikan pengalaman sinematik maksimal.Baca juga: Drakor Mousetrap: Mimpi Buruk Kehilangan Identitas Saat Dunia Tak Lagi MengenalmuBertabur Cast Cemerlang dari Korea dan HollywoodSource: IMDbDeretan pemeran yang beradu akting dalam film HOPE juga menjadi salah satu alasan film ini begitu ramai diperbincangkan.Hwang Jung-min dipercaya sebagai Bum-seok, kepala pos polisi yang berada di tengah situasi genting. Ia ditemani Zo In-sung sebagai Sung-ki dan Jung Ho-yeon sebagai Sung-ae.Kehadiran tiga aktor ini kemudian dipadukan dengan jajaran pemain internasional. Michael Fassbender dan Alicia Vikander hadir sebagai Ma’veyyo dan J’aur, sementara Taylor Russell berperan sebagai Ai’dovor dan Cameron Britton sebagai Va’migere.Kolaborasi tersebut terasa semakin menarik karena Fassbender dan Vikander kembali bermain bersama setelah sebelumnya tampil dalam The Light Between Oceans (2016). Dalam HOPE, keduanya mendapatkan peran yang berkaitan dengan unsur makhluk asing dalam cerita. Kombinasi pemain Korea dan Hollywood ini membuat HOPE terasa seperti proyek yang punya jangkauan global, sambil tetap mempertahankan latar dan karakter yang kuat dari sinema Korea.Baca Kisah Seru Lainnya di Sini!Sempat Mencuri Perhatian di CannesSebelum hadir di bioskop, HOPE sudah lebih dulu mencuri perhatian di Festival Film Cannes 2026. Film ini diputar dalam program In Competition, sehingga turut bersaing memperebutkan Palme d'Or.Pemutaran di Cannes membuat HOPE langsung mendapatkan perhatian dari berbagai kritikus internasional. Film ini turut mendapatkan standing ovation pasca pemutarannya dan dipuji karena keberanian Na Hong-jin menggabungkan thriller, monster movie, aksi, humor, dan fiksi ilmiah dalam satu paket yang penuh energi. Sebuah proyek yang terbilang ambisius.Momen ini juga menjadi bagian penting dalam perjalanan Na Hong-jin di Cannes. Film-film panjangnya sebelumnya, seperti The Chaser (2008), The Yellow Sea (2010), dan The Wailing (2016), juga pernah hadir di festival tersebut. Sambutan Impresif di Negara AsalSource: IMDbSelain itu, film ini juga menorehkan rekor saat tayang di negara asalnya, Korea Selatan. Mencatatkan 1 juta penonton dalam waktu 3 hari penayangan.Film ini resmi tayang di Korea Selatan pada 15 Juli 2026 lalu. Hanya dalam 3 hari penayangan, HOPE berhasil melewati angka 1 juta penonton, menjadikannya film rilisan 2026 tercepat yang mencapai pencapaian tersebut. Bahkan, pada hari pertamanya saja film ini sudah mencatat sekitar 333 ribu penonton.Performa tersebut terus berlanjut. Data Korean Film Council mencatat HOPE telah mengumpulkan lebih dari 4,5 juta penonton di Korea Selatan per 5 September 2026.Angka tersebut memperlihatkan besarnya rasa penasaran penonton terhadap film terbaru Na Hong-jin setelah penantian panjang sejak The Wailing (2016).Rekomendasi Buku dengan Nuansa Tegang dan Penuh MisteriKalau atmosfer HOPE bikin kamu ingin mencari cerita lain yang penuh bencana, misteri, dan ketegangan, beberapa buku berikut bisa masuk daftar bacaanmu. Yuk, intip rekomendasinya di bawah ini! 📚Vermilion Rain – Kai ElianTemukan Kisahnya di Sini!Hujan turun selama 90 hari tanpa henti di Desa Bokudi, sebuah desa yang berada di lereng Gunung Morui. Asayana Brahma, ahli meteorologi yang kini bekerja sebagai disaster hunter, mendapat kabar dari sahabatnya, Elang Langit, bahwa fenomena tersebut bisa memicu longsor besar dan mengubur seluruh desa.Asa kemudian berangkat bersama Elang, Wicky Simangunsong dari Basarnas, Dito Pati, peneliti geologi, serta Joselyn Eden, dokter dari Dinas Kesehatan. Mereka hanya punya enam hari untuk meyakinkan warga desa yang tertutup agar mau dievakuasi. Misi penyelamatan ini berubah menjadi semakin mencekam ketika orang-orang mulai terbunuh secara misterius. Saha Mansion – Cho Nam-jooTemukan Kisahnya di Sini!Saha Mansion akan membawa kamu ke Town, sebuah tempat yang terbagi ke dalam tiga golongan masyarakat. Novel ini menggambarkan kehidupan warga di tengah perubahan kebijakan negara dan kekhawatiran terhadap fasilitas umum yang perlahan beralih menjadi milik perusahaan swasta.Lewat kehidupan para penghuni Saha Mansion, Cho Nam-joo menghadirkan cerita distopia yang dekat dengan persoalan kelas sosial, kekuasaan, dan ketimpangan. 7 Tahun Kegelapan (7 Years of Darkness) – Jeong You-JeongTemukan Kisahnya di Sini!Seorang anak perempuan ditemukan tewas di Danau Seryeong, sebuah waduk yang berada di desa terpencil Korea. Ayah korban dan dua petugas keamanan waduk menyimpan rahasia masing-masing tentang malam kematian tersebut.Tujuh tahun kemudian, Choi Seo-won masih hidup dalam bayang-bayang kejahatan ayahnya. Ketika sebuah paket misterius datang dan menjanjikan jawaban tentang apa yang sebenarnya terjadi di Danau Seryeong, Seo-won menyadari bahwa tragedi tersebut belum benar-benar berakhir. Miserere – Choi Nan-YoungTemukan Kisahnya di Sini!Lee Yeong-eum mengalami kondisi aneh selama bertahun-tahun. Sesuatu seperti sumbatan membuatnya kesulitan menelan makanan, hingga tubuhnya semakin kurus dan hanya tusuk gigi pati yang mampu ia telan.Suatu hari, Yeong-eum menyaksikan kematian tragis seorang pria. Setelah kejadian tersebut, sumbatan di tenggorokannya tiba-tiba menghilang dan ia kembali bisa makan. Sejak saat itu, rentetan kematian ganjil mulai bermunculan di sekelilingnya.Siapa sebenarnya Yeong-eum, dan apa hubungannya dengan semua kematian tersebut? The Escape Room – L. D. SmithsonTemukan Kisahnya di Sini!Delapan orang yang saling asing tiba di sebuah benteng laut terpencil di lepas pantai Inggris untuk mengikuti The Fortress, acara realitas televisi yang menghadirkan serangkaian teka-teki rumit.Permainan berubah menjadi mimpi buruk ketika peserta yang tersingkir justru ditemukan tewas di ruangan terkunci. Para peserta pun harus terus bermain sambil menghadapi pengkhianatan, rahasia, dan sosok misterius yang mengendalikan semuanya.Di tempat ini, kemenangan menjadi satu-satunya jalan untuk bertahan hidup. Pada Akhirnya,Dengan arahan Na Hong-jin, sinematografi Hong Kyung-pyo, deretan cast kelas atas, serta skala aksi yang besar, rasanya HOPE jadi punya banyak alasan untuk kamu nantikan tanggal penayangannya.Trailer-nya saja sudah memperlihatkan suasana yang sunyi, misterius, lalu perlahan berubah menjadi kacau. Bayangkan ketika pengalaman tersebut hadir dalam layar bioskop dengan durasi lebih dari 2 setengah jam? Rasa-rasanya kamu perlu bersiap untuk dibuat tegang dari awal sampai akhir, Grameds!Kalau kamu penasaran dengan HOPE, film ini bisa kamu saksikan di bioskop seluruh Indonesia mulai 9 September 2026 nanti ya.Segera amankan tiketmu dan siapkan nafas panjang. Sebab, teror dalam film ini mungkin bisa bikin kamu terus berharap-harap cemas sepanjang penayangannya! 🎬🙀Oh iya, jangan lewatkan juga kesempatan yang satu ini, Grameds! Promo Road to 9.9 di Gramedia.com juga masih berlangsung dengan berbagai pilihan buku menarik dan diskon hingga 35% untuk buku terbitan Gramedia.Temukan Promonya di Sini!Yuk, cek promonya dan temukan bacaan yang paling ingin kamu bawa pulang! 🤗✨Baca juga: Terjebak di Antara Dua Zaman: Kisah Dunia yang Perlahan Berakhir dalam The Setting SunJangan lupa juga untuk mengecek berbagai promo menarik lainnya di Gramedia.com supaya pengalaman belanjamu semakin hemat dan menyenangkan! ⤵Temukan Semua Promo Spesial di Sini!