Layanan Hyrdraulic Flatbet Car Carrier Garda Siaga. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparanMobil listrik murni (BEV), hybrid (HEV), plug-in hybrid (PHEV), sampai jenis elektrifikasi lainnya kian ramai mengisi jalanan Indonesia. Peralihan teknologi tersebut membawa konsekuensi baru saat kendaraan mengalami kendala di tengah perjalanan. Metode towing konvensional yang menumpukan bobot mobil pada dua roda mulai digantikan.Maximiliaan Agatisianus, President Director Asuransi Astra, mengatakan bahwa pihaknya melalui armada layanan darurat Garda Siaga menghadirkan layanan hydraulic flatbed. Truk towing tersebut disiapkan untuk menjawab karakter kendaraan modern yang semakin kompleks.“Dengan teknologi hydraulic flatbed, kendaraan tidak ditarik dengan bertumpu pada roda depan atau belakang, melainkan diangkut secara utuh di atas truk. Car carrier dapat diturunkan hingga mendekati permukaan jalan, kendaraan dapat dinaikkan dengan lebih aman,” katanya dalam acara Tujuh Dekade Asuransi Astra di Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (11/9).Layanan Garda Siaga dari Asuransi Astra. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparanPenanganan itu berlanjut sampai mobil terikat di atas truk. Ia menyampaikan, ada juga pengamanan yang dilakukan untuk menjaga posisi mobil tetap stabil sepanjang perjalanan menuju bengkel.“Metode ini membantu meminimalisasi kerusakan tambahan selama proses evakuasi, terutama pada kendaraan modern seperti kendaraan listrik (EV),” lanjut pria yang akrab disapa Maxi tersebut.Ia bilang, semakin berkembangnya kendaraan yang menggunakan transmisi otomatis menjadi alasan utama perusahaan menghadirkan layanan tersebut. Hal ini sekaligus menjadi wujud komitmen dalam menjaga kepercayaan konsumen.Garda Siaga sendiri saat ini sudah tersedia di 31 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. Permintaan penanganannya dapat diajukan lewat aplikasi digital My Garda.Layanan Asuransi Astra di aplikasi My Garda. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan“Peningkatan mobilitas telah mendorong perubahan kebutuhan pelanggan. Perlindungan saja tidak lagi cukup, pelanggan membutuhkan bantuan nyata saat kondisi darurat terjadi,” sambung Maxi.My Garda merupakan aplikasi hasil penggabungan seluruh layanan dari berbagai lini produk Asuransi Astra. Kehadirannya ditujukan guna menjawab kebiasaan masyarakat yang mengandalkan satu aplikasi untuk beragam keperluan sekaligus.Ada sekitar 20 layanan yang bisa diakses lewat aplikasi tersebut. Cakupannya mulai dari permintaan layanan darurat, pengajuan klaim, proses survei, hingga permintaan kontrol rawat jalan.“Tentu menjadi pain point apabila pelanggan harus mengunduh berbagai aplikasi hanya untuk dapat terhubung dengan kami. Peace of mind dari berbagai produk kami ada dalam satu genggaman,” tutupnya.