Penjualan Mobil Listrik Murah Kikis Segmen LCGC?

Wait 5 sec.

Mobil listrik BYD di IIMS 2026. Foto: Sena Pratama/kumparanPasar mobil murah ramah lingkungan Low Cost Green Car atau LCGC kini mulai mendapat perlawanan serius dari beberapa model listrik murni, atau battery electric vehicle (BEV) yang juga ditawarkan dengan banderol terjangkau.Per Agustus 2026, salah satu produk LCGC sudah melewati di atas Rp 200 juta yakni Honda Brio Satya A/T yang dijual Rp 206,7 juta on the road (OTR) Jakarta. Sementara yang paling murah adalah Daihatsu Ayla 1.0M M/T Rp 141,2 juta.Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), kehadiran model-model mobil listrik murah terbukti mampu menyedot perhatian konsumen, dan mendulang angka distribusi wholesales (dari pabrik ke diler) yang cukup masif sepanjang 2026.Coba mengusik segmen LCGC kali ini datang dari model BYD Atto 1 yang sukses membukukan distribusi sebanyak 5.560 unit pada Agustus 2026 saja. Angka ini secara mengejutkan jauh melampaui raihan seluruh model LCGC populer pada bulan yang sama.Booth Daihatsu di GIIAS 2025, Rabu (23/7/2025). Foto: Sena Pratama/kumparanSebagai pembanding pada Agustus 2026, Toyota Calya mencatatkan distribusi sebanyak 3.001 unit, disusul Daihatsu Sigra sebesar 2.746 unit, Honda Brio Satya mengemas 1.512 unit, Toyota Agya meraih 1.403 unit, dan Daihatsu Ayla mengantongi 1.013 unit.Pergerakan positif mobil listrik ringkas juga ditunjukkan oleh Wuling Aira ev yang menorehkan pasokan sebanyak 754 unit pada Agustus 2026. Sementara pendatang baru Geely EX2 Pro berhasil menyumbang distribusi sebesar 255 unit, disusul DFSK Seres E1 sebanyak 45 unit.Meskipun demikian, jika melihat akumulasi sepanjang Januari hingga Agustus 2026, takhta kendaraan terlaris secara total volume masih dipegang oleh model LCGC 7-penumpang. Toyota Calya kokoh memimpin dengan total distribusi 22.540 unit, membendung tipis saudaranya Daihatsu Sigra yang membukukan 20.301 unit.Chief Executive Auto2000, Anton Jimmi Suwandy mengungkapkan bahwa tren pasar LCGC di jaringan diler resmi Toyota sebenarnya masih mencatatkan pertumbuhan positif hingga pada bulan ke-8 tahun ini."Terkait dengan market LCGC, Auto2000 mengalami tren cenderung positif pada Agutus 2026. Memang sempat ada penyesuaian pada beberapa bulan, tapi Agustus 2026 ada tren kenaikan secara keseluruhan (sales LCGC Agustus naik 11 persen vs bulan sebelumnya)," katanya kepada kumparan, Jumat (11/9/2026).Meskipun mendapat tekanan dari mobil listrik terjangkau, pembeli mobil pertama atau first car buyer di Indonesia dinilai masih menjadikan model LCGC sebagai pilihan utama.All New Toyota Agya. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanSementara Marketing Planning and Sales Operator Support Department Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI DSO), Tri Mulyono menjelaskan skema pembiayaan kredit yang dominan menjadi salah satu penopang utama daya serap pasar LCGC."Untuk first car buyer rasanya LCGC masih menjadi pilihan utama dalam pembelian kendaraan saat ini. Pembeliannya tetap dengan kredit secara majority-nya bisa sampai 80 persen," ujar Tri dihubungi kumparan.Di kelas LCGC dengan ukuran lebih kompak, Toyota Agya mencatatkan total distribusi kumulatif sebanyak 9.889 unit hingga Agustus 2026, sedangkan Daihatsu Ayla mengantongi 6.392 unit.BYD Atto 1 secara mengejutkan merangsek ke posisi ke-3 dalam peta persaingan gabungan LCGC dan BEV murah sepanjang Januari-Agustus 2026 lewat raihan 19.909 unit. Capaian hatchback listrik tersebut bahkan sudah melampaui dominasi Honda Brio Satya yang mengumpulkan 15.186 unit.Sementara itu untuk segmen BEV terjangkau lainnya selama delapan bulan pertama 2026, Geely EX2 Pro mengumpulkan total pasokan 2.471 unit, disusul Wuling Aira ev sebanyak 1.475 unit, Changan Lumin sebesar 168 unit, DFSK Seres E1 sebanyak 147 unit, serta Wuling Air ev Lite Standard yang membukukan 50 unit.Lompatan angka penjualan BEV murah pada periode Agustus 2026 ini menjadi sinyal kuat terjadinya pergeseran preferensi konsumen di segmen entry-level, di mana fleksibilitas biaya operasional mobil listrik mulai menggoyahkan dominasi mobil LCGC konvensional.Data Wholesales LCGC vs Mobil Listrik